RADAR GRESIK – Kesempatan emas kembali menghampiri dua pesepak bola senior asal Kabupaten Gresik, Loudry Meilana Setyawan dan Rendika Ananda Putra.
Keduanya berpeluang kembali mengenakan jersey kebanggaan Laskar Giri Kedaton setelah dipanggil menjalani uji coba (trial) sebagai bagian dari persiapan Gresik United menatap kompetisi Liga Nusantara 2026/2027.
Uniknya, pemanggilan kedua pemain ini berawal dari ketidaksengajaan. Manajemen Gresik United yang tengah memantau jalannya Turnamen OPD 2026 di Akbar Arena terikat perhatian pada performa impresif yang ditunjukkan oleh Loudry dan Rendika di atas lapangan.
Baca Juga: Gresik United Matangkan Tim Terbaik Untuk Liga Nusantara 2026
Manajer Gresik United, Firman Rengga Saputra, mengonfirmasi bahwa keputusan memanggil kembali dua putra daerah tersebut merupakan hasil diskusi intensif bersama pemilik klub, Fandi Akhmad Yani.
"Kami memanggil kedua pemain tersebut setelah berkonsultasi dengan owner. Mereka diproyeksikan mengikuti sesi trial," ujar Rengga.
Menurut Rengga, Loudry dan Rendika masih memiliki kualitas teknis serta stamina yang mumpuni untuk bersaing di tingkat kompetitif. Faktor histori sebagai putra daerah yang pernah membela Gresik United juga menjadi nilai tambah tersendiri.
"Melihat kualitas, keduanya masih sangat bagus. Apalagi mereka pemain asli Gresik dan punya ikatan historis karena pernah membela Gresik United," tambahnya.
Loudry dikenal fleksibel beroperasi sebagai gelandang serang maupun winger di kedua sisi sayap. Begitu pula dengan Rendika yang memiliki karakter permainan serupa, sehingga kehadiran mereka dinilai mampu menambah kedalaman skuad.
Meski memiliki rekam jejak yang baik, Rengga menegaskan bahwa status trial tidak menjamin garansi kontrak secara otomatis. Kebutuhan taktik serta penilaian objektif dari tim pelatih tetap menjadi tolok ukur utama.
Baca Juga: Siap Arungi Liga Nusantara, Gresik United Resmi Gandeng Apparel RMB
"Kami masih akan memantau kualitas mereka selama trial. Jika nantinya tidak sesuai dengan skema yang dibutuhkan pelatih, tentu tidak akan kami pertahankan," tegas Rengga.
Kehadiran Loudry dan Rendika semakin menambah deretan talenta lokal yang dibidik untuk musim 2026/2027. Sebelumnya, dua pemain asli Gresik, Dian Ardiansyah dan Rafly Bahasuan, telah lebih dulu memegang kontrak resmi bersama klub.
Secara rekam jejak, Loudry memiliki jam terbang tinggi di kasta tertinggi sepak bola nasional setelah pernah berkostum Gresik United senior, Bali United, hingga Pusamania Borneo FC. Sementara Rendika merupakan alumni Persegres U-19 yang sempat melanglang buana di kompetisi Liga 2 hingga Liga 3 Jawa Tengah.
Baca Juga: Saring Talenta Lokal, Gresik United Mulai Bentuk Kerangka Tim Awal Juni untuk Liga 3
Merespons pemanggilan tersebut, Rendika mengaku sangat bersyukur dan antusias. Pemain yang juga berprofesi sebagai tenaga pendidik ini mengaku tak menyangka penampilannya di ajang Turnamen OPD berbuah kesempatan emas.
"Alhamdulillah. Kalau tidak ada Turnamen OPD, mungkin saya tidak akan dipantau oleh owner dan manajemen," ungkap Rendika.
Ia berkomitmen memberikan kemampuan terbaiknya selama masa seleksi agar dapat meyakinkan jajaran pelatih. Rendika berharap dapat berkontribusi nyata membawa Gresik United mengarungi Liga Nusantara 2026 dan merealisasikan target promosi kembali ke kasta Liga 2.
Baca Juga: Buru Kerangka Tim Liga 3, 18 Pemain Lokal Unjuk Gigi di Seleksi Gresik United
Kini pembuktian berada di tangan Loudry dan Rendika. Turnamen lokal telah menjadi pintu pembuka, dan panggung trial akan menentukan apakah pengalaman serta identitas lokal mereka mampu membawa Gresik United terbang lebih tinggi. (jar/han)
Editor : Hany AkasahSumber : Radar Gresik