KPU Jatim Cup 2026: Tuan Rumah KPU Gresik Bantai KPU Surabaya Lima Gol Tanpa Balas

Fajar Yuliyanto • Dipublikasikan Rabu, 12 Agustus 2026 | 20:25 WIB
SEMANGAT: Para komisioner dan staf sekretariat KPU Gresik berfoto bersama penuh semangat dalam pembukaan KPU Jatim Cup 2026. (Foto : Fajar/Radar Gresik)
SEMANGAT: Para komisioner dan staf sekretariat KPU Gresik berfoto bersama penuh semangat dalam pembukaan KPU Jatim Cup 2026. (Foto : Fajar/Radar Gresik)

RADAR GRESIK – Semangat sportivitas dan kekompakan mewarnai pelaksanaan turnamen mini soccer KPU Jatim Cup 2026 yang digelar di lapangan mini soccer belakang Icon Mall Gresik. Ajang olahraga tahunan yang melibatkan jajaran 38 Komisi Pemilihan Umum (KPU) kabupaten/kota se-Jawa Timur ini resmi dimulai.

Ketua KPU Provinsi Jatim, Aang Kunaifi, mengatakan bahwa ajang olahraga ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus momentum mempererat silaturahmi antara komisioner dan jajaran sekretariat KPU se-Jatim.

Tahun ini, KPU Jatim Cup telah memasuki tahun kedua penyelenggaraan. Kabupaten Gresik dipercaya menjadi lokasi kick off karena pada gelaran KPU Jatim Cup 2025 lalu berhasil keluar sebagai juara umum.

“Ini bagian dari perayaan HUT ke-81 KPU Jawa Timur. Setiap tahun kami menyelenggarakan KPU Jatim Cup mini soccer yang melibatkan 38 kabupaten/kota,” kata Aang, Rabu (12/8).

Aang menjelaskan, dalam babak penyisihan, sebanyak 38 peserta dibagi ke dalam tujuh zona. Kabupaten Gresik tergabung dalam Zona B bersama KPU Kota Surabaya, Kabupaten Mojokerto, dan Kota Mojokerto.

Persaingan di Zona B langsung berlangsung sengit. Pada laga pembuka antara KPU Kabupaten Gresik melawan KPU Surabaya, tim tuan rumah tampil dominan dan berhasil mengamankan kemenangan telak dengan skor 5-0.

Masing-masing zona nantinya akan meloloskan satu tim terbaik untuk melaju ke babak delapan besar yang dijadwalkan berlangsung di Surabaya pada 19 Agustus 2026 mendatang.

“Jadi ada tujuh zona, masing-masing zona berisi empat sampai lima kabupaten/kota. Nantinya masing-masing zona memunculkan satu pemenang. KPU Jawa Timur sendiri otomatis lolos ke delapan besar,” ucapnya.

Menurut Aang, turnamen ini tidak semata-mata mengejar kemenangan. Kehadiran para komisioner dan staf sekretariat di lapangan diharapkan mampu membangun komunikasi serta kebersamaan yang kuat.

“Kami berharap bisa saling mengenal, menjaga sportivitas, dan kekompakan. Sehingga nantinya di luar lapangan bisa menunjang kinerja KPU sebagai penyelenggara pemilu, terutama dalam mempersiapkan pelaksanaan Pemilu 2029,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua KPU Kabupaten Gresik, Akhmad Taufik, menyambut positif pelaksanaan turnamen tersebut. Sebagai juara bertahan, KPU Gresik tentu tidak ingin sekadar menjadi tuan rumah yang baik.

“Dengan adanya turnamen ini bisa saling akrab antar sesama KPU. Kemenangan telak 5-0 atas KPU Surabaya menjadi modal awal bagi kami. Semoga KPU Gresik bisa bertahan menjadi juara umum lagi,” tutup Taufik. (Jar)

Editor : Hany Akasah
Sumber : Radar Gresik
surabaya gresik jawa timur kpu Turnamen