Sabet 6 Emas, Kontingen Pencak Silat Kecamatan Gresik Juara Umum Bupati Gresik Cup 2026

Fajar Yuliyanto • Dipublikasikan Jumat, 24 Juli 2026 | 20:24 WIB
BERTARUNG : Para atlet pencak silat saat bertarung dengan memperagakan teknik seni silat. (Foto : Fajar/Radar Gresik)
BERTARUNG : Para atlet pencak silat saat bertarung dengan memperagakan teknik seni silat. (Foto : Fajar/Radar Gresik)

RADAR GRESIK – Kejuaraan pencak silat ajang Bupati Gresik Cup 2026 berlangsung meriah. Sebanyak 163 atlet dari 16 kecamatan di Kabupaten Gresik bertarung sengit memperebutkan gelar terbaik di 18 nomor tanding, yang terdiri atas 10 kelas tanding dan 8 kelas seni.

Setelah bersaing ketat selama tiga hari di Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP) 1, Jalan Jaksa Agung Suprapto, Sidokumpul, Kecamatan Gresik, kontingen pencak silat Kecamatan Gresik akhirnya sukses keluar sebagai juara umum.

Kecamatan Gresik mengunci gelar juara umum setelah mengoleksi total 6 medali emas, 4 perak, dan 3 perunggu.

Baca Juga: Angin Kencang Picu Api Merembet Cepat, Lima Bangunan Belakang Pasar Sembayat Gresik Hangus Terbakar

Sementara itu, posisi runner-up diraih oleh Kecamatan Kebomas dengan raihan 4 emas dan 3 perak. Adapun peringkat ketiga ditempati oleh Kecamatan Benjeng yang berhasil mengumpulkan 3 emas, 2 perak, dan 1 perunggu.

Ketua Umum KONI Kabupaten Gresik, dr. Anis Ambiyo Putri, menegaskan bahwa Bupati Gresik Cup bukan sekadar ajang kompetisi antar-atlet. Lebih dari itu, kejuaraan ini menjadi wadah untuk mempererat silaturahmi antar-perguruan pencak silat di Kabupaten Gresik sekaligus sarana penjaringan atlet potensial menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) X Jawa Timur di Kota Surabaya tahun depan.

"Bupati Gresik Cup menjadi momentum mempererat silaturahmi seluruh perguruan pencak silat di Kabupaten Gresik. Lebih dari itu, kejuaraan ini merupakan barometer pembinaan untuk menemukan bibit-bibit atlet terbaik yang akan dipersiapkan menghadapi Porprov Jatim di Surabaya,” ujar dr. Anis saat Upacara Penghargaan Pemenang (UPP) di WEP Gresik.

Baca Juga: Resmi Sandang Gelar Doktor, Dr. Rohmatin Agustina Perkuat Kualitas Prodi Agroteknologi UMG

Rasa bangga dan haru disampaikan oleh pelatih kontingen Kecamatan Gresik, Siti Sayyidatul Umroh. Ia mengaku tidak menyangka tim asuhannya mampu merebut gelar juara umum di tengah sengitnya persaingan antar-kecamatan.

"Alhamdulillah, kami sangat bersyukur dan tidak menyangka bisa menjadi juara umum. Persaingan pencak silat di Gresik dari tahun ke tahun sangat ketat. Kami hanya fokus mempersiapkan atlet sebaik mungkin, berusaha maksimal, berlatih dengan disiplin, dan berdoa. Hasil ini menjadi buah dari kerja keras seluruh atlet, pelatih, dan dukungan semua pihak,” ungkap Siti.

Siti menjelaskan, kunci keberhasilan timnya terletak pada kedisiplinan masa persiapan yang memanfaatkan libur sekolah selama dua hingga tiga bulan. Latihan intensif yang semula digelar tiga kali sepekan dipadatkan menjadi setiap hari menjelang hari pertandingan.

Baca Juga: Resmikan PLB Baru di Gresik, Bea Cukai Dukung Efisiensi Distribusi Ban Industri Nasional

"Menjelang kejuaraan, anak-anak hampir setiap hari menjalani latihan pagi dan sore. Mereka bahkan rela mengorbankan waktu libur sekolah demi mempersiapkan diri. Pengorbanan itu akhirnya terbayar dengan hasil yang membanggakan,” lanjutnya.

Usai ditutupnya cabor pencak silat, gelaran Bupati Gresik Cup 2026 masih belum usai. Saat ini, terdapat 4 cabang olahraga (cabor) lain yang masih berlangsung di area Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP), yaitu futsal, catur, voli indoor, dan taekwondo. (jar/han) 

Editor : Hany Akasah
Sumber : Radar Gresik
bupati cup Emas gresik koni Silat