Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Cetak Sejarah Baru! Lewat Drama Adu Penalti, Swiss Depak Kolombia untuk Segel Tiket 8 Besar Piala Dunia

Riri Masfardian • Rabu, 8 Juli 2026 | 15:40 WIB
Swiss menjadi negara terakhir yang lolos ke putaran delapan besar piala Dunia 2026. (Foto : Ist/Reuters)
Swiss menjadi negara terakhir yang lolos ke putaran delapan besar piala Dunia 2026. (Foto : Ist/Reuters)

RADAR GRESIK – Timnas Swiss sukses mengukir tinta emas dalam sejarah sepak bola mereka di ajang Piala Dunia 2026. Melalui drama adu penalti yang mendebarkan, Rossocrociati berhasil mendepak tim tangguh Kolombia dengan skor penalti 4-3 pada laga babak 16 besar yang berlangsung di Vancouver, Kanada, Rabu (8/7) hari ini.

Sebelum memasuki babak tos-tosan, kedua tim harus bermain sama kuat tanpa gol 0-0 sepanjang 120 menit waktu normal ditambah dua kali babak perpanjangan waktu (extra time).

Baca Juga: Sabet Medali Kejurprov, Dua Atlet Panahan Muda Gresik Siap Berlaga di Kejurnas Junior 2026

Pertandingan sendiri berjalan sangat alot dan ketat sejak peluit sepak mula dibunyikan. Baik Swiss maupun Kolombia sama-sama memperagakan disiplin taktik yang tinggi, membuat aliran serangan kedua tim kerap patah sebelum memasuki area kotak penalti. Paruh pertama pun berakhir dengan skor kacamata akibat minimnya peluang berbahaya yang tercipta.

Memasuki babak kedua, situasi tidak banyak berubah hingga waktu normal usai, memaksa laga berlanjut ke babak perpanjangan waktu. Pada fase krusial ini, Kolombia sejatinya sempat dua kali nyaris memecah kebuntuan lewat skema serangan cepat.

Namun, penyelesaian akhir yang kurang klinis dan rapatnya lini pertahanan Swiss membuat papan skor tetap tidak berubah hingga wasit menyudahi babak extra time.

Baca Juga: Babak 16 Besar Piala Dunia, Argentina Comeback Dramatis Hancurkan Impian Mesir 3-2 di Injury Time

Drama pun mencapai puncaknya di babak adu penalti. Mentalitas baja ditunjukkan oleh para penggawa Swiss di bawah mistar gawang. Kiper Swiss, Gregor Kobel, tampil heroik dengan berhasil menggagalkan eksekusi penalti penyerang Kolombia, Cucho Hernández. Langkah Kolombia kian berat setelah tendangan bek andalan mereka, Davinson Sánchez, membentur mistar gawang.

Sebaliknya di kubu Swiss, Rubén Vargas yang baru dimasukkan pelatih sebagai pemain pengganti di masa injury time waktu normal, tampil dengan ketenangan luar biasa. Vargas sukses menyarangkan bola ke dalam gawang sebagai eksekutor penentu yang mengunci kemenangan Swiss 4-3.

Kemenangan ini melahirkan sejarah luar biasa bagi Swiss. Ini merupakan keberhasilan pertama kalinya bagi mereka melaju ke babak delapan besar (perempat final) sejak terakhir kali mencatatkan pencapaian serupa saat menjadi tuan rumah turnamen akbar ini 72 tahun silam.

Baca Juga: Cegah Penyebaran DBD, Babinsa Koramil Kota dan Warga Sukorame Gresik Kompak Bersihkan Saluran Air

Dengan hasil bersejarah ini, langkah Kolombia di Piala Dunia 2026 resmi terhenti. Sementara itu, Swiss sudah dinanti ujian mahaberat di babak perempat final, di mana mereka dijadwalkan menantang sang juara bertahan Argentina pada laga hidup mati yang akan digelar Sabtu mendatang di Kansas City. (yas/rir) 

Editor : Hany Akasah
#swiss #kolombia #adu penalti #gresik #piala dunia