Sejak kick off wasit meniup peluit, tuan rumah Persekat langsung menekan pertahanan Gresik United. Peluang pertama tuan rumah diperoleh lewat tendangan bebas. Sayang bola yang ditendang masih melambung.
Giliran Gresik United mendapat peluang melalui striker Imam Witoyo lewat sundulan kepala. Namun, sayang sundulannya masih lemah diamankan kiper Persekat. Tuan rumah kembali memperoleh peluang saat pemain Persekat lolos dari jebakan offside. Umpan tarik masih bisa ditepis kiper Gresik United, Ali Budiardjo.
Gresik United nyaris mencetak gol melalui Sackie Doe saat menerim umpan tarik. Tendangannya melambung diatas gawang Persekat. Tim kebanggan masyarakat Gresik lagi-lagi memperoleh peluang sayang tendangan Imam Bagus masih melambung diatas mistar gawang Persekat. Hingga babak pertama berakhir kedudukan masih sama kuat 0-0.
Memasuki babak kedua, Pelatih Gresik United memasukan Dicky Kurniawan menggantikan Sackie Doe untuk memperkuat lini tengah. Sebaliknya, Persekat memasukan tiga pemain sekaligus.Peluang pertama diperoleh pemain Gresik United Dicky Kurniawan. Pemain mungil ini melesatkan tendangan dari luar kotak pinalti. Namun, tendangannya masih bisa diantisipasi kiper Persekat.
Baca juga : Jelang Kick Off Liga 2, Gresik United datangkan Eks PSS Sleman
Di babak kedua ini, kedua tim sama-sama jual beli serangan. Baik Gresik United maupun Persekat bermain fight dan ingin sama-sama mendapat poin. Sampai babak kedua berakhir kedudukan tetap sama kuat 0-0.
Menanggapi hasil seri 0-0 pelatih Gresik United Khusaeri menuturkan, pemainnya tidak maksimal dalam memanfaatkan peluang yang semestinya bisa menjadi gol.
"Inilah sepak bola dimana pertandingan perdana tidak mudah bagi tim manapun. Tapi, kami bersyukur bisa mencuri poin satu di kandang Persekat," tuturnya.
Sementara pelatih Persekat Tegal Erwan Hendarwanto meminta maaf karena tidak bisa memberi yang terbaik dihadapan pendukungnya.
Baca juga :Jelang Liga II, Gomes de Oliviera Jadi Manager Gresik United
"Secara pribadi saya meminta maaf kepada seluruh pendukung Persekat Tegal karena gagal memberi kemenangan," pungkasnya.(yud/han) Editor : Hany Akasah