RADAR GRESIK – Dedikasi tinggi dalam menggerakkan roda ekonomi dan memberdayakan kaum hawa mengantarkan Anita Rahmawati, Dipl. Cibtac, Dipl. Cidesco. meraih penghargaan bergengsi dalam ajang Radar Surabaya Awards 2026.
Owner Anlysha Beauty Bar ini dinobatkan sebagai Entrepreneur Muda Pemberdaya Ekonomi Perempuan di Hotel Vasa Surabaya, Kamis, (30/7/2026).
Trofi penganugerahan diserahkan secara langsung oleh Direktur PT Radar Media Surabaya, Lilik Widyantoro. Perempuan berusia 28 tahun ini dinilai sukses mentransformasikan bisnis beauty bar yang dirintisnya dari sekadar entitas komersial transaksional menjadi ekosistem produktif yang mandiri dan menjadi jalan terbuka bagi kemandirian ekonomi perempuan di Kabupaten Gresik.
Baca Juga: Didampingi Gubernur Jatim dan Bupati Gresik, Menko AHY Resmikan Penataan Kawasan Kumuh Campurejo
Usai menerima penghargaan, Anita mengungkapkan rasa haru dan persembahan atas pencapaian yang diraihnya.
"Dari langkah kecil hingga bisa berada di panggung ini, rasa syukur yang tak terhingga untuk setiap proses dan air mata yang berbuah manis. Terima kasih Radar Surabaya Award 2026. Pencapaian ini aku persembahkan untuk keluarga tercinta, tim Anlysha Beauty Bar, dan semua perempuan hebat yang tidak pernah lelah berproses," tuturnya penuh haru.
Perjalanan bisnis ibu dua anak ini dirintis dari bawah. Menemukan bakat seni sejak dibangku Sekolah Dasar (SD), Anita konsisten mengasah kemampuannya melalui berbagai kursus. Berawal dari hobi, menjadi reseller, hingga berjualan produk perawatan kulit, ia kemudian memberanikan diri membangun bisnis salon kecantikan.
"Alhamdulillah, seiring berjalannya waktu, permintaan pelanggan semakin meningkat hingga akhirnya memberanikan diri membuka salon kecantikan," ujar Anita.
Meski sempat berhadapan dengan berbagai tantangan seperti lokasi tempat usaha yang berpindah-pindah karena masih mengontrak, ketatnya persaingan bisnis, hingga fluktuasi tren kecantikan Anita tidak gentar. Ia terus berinovasi memanfaatkan strategi promosi digital dan otomatisasi bisnis untuk mempertahankan loyalitas pelanggan.
Hasil dari ketekunan tersebut tidak hanya membuahkan pertumbuhan bisnis, tetapi juga keberkahan pribadi di mana ia berhasil memberangkatkan kedua orang tuanya menunaikan ibadah umrah.
Baca Juga: Rawat Kebinekaan, SMA SIG Raih Radar Surabaya Awards 2026 Sebagai Pelopor Sekolah Moderasi Beragama
Bagi Anita, kecantikan fisik hanyalah pintu masuk. Nilai utama yang ingin ia tanamkan adalah pemberdayaan dan kemandirian. Melalui Anlysha Beauty Bar yang telah berjalan selama delapan tahun, ia mendirikan akademi kursus kecantikan seperti eyelash extension, lashlift, hingga nail treatment.
Tak berhenti di situ, Anita secara konsisten mengedukasi para karyawannya. Selain pembekalan keterampilan teknis, ia memberikan sistem komisi yang transparan serta edukasi literasi keuangan dan tabungan guna memastikan kinerja pelayanan yang baik berbanding lurus dengan peningkatan kesejahteraan para staf perempuannya.
"Saya ingin mengubah paradigma bahwa cantik itu harus berdaya. Kemandirian merupakan bentuk kebebasan memilih. Tak hanya kecantikan fisik, kecantikan dari dalam juga membawa kita pada otoritas dan integritas," ungkapnya.
Di tengah kesibukannya memimpin bisnis dan beradaptasi dengan teknologi seperti kecerdasan buatan (AI) serta literasi digital, Anita tetap menempatkan perannya sebagai istri dan ibu sebagai prioritas utama. Diskusi dengan suami, pembagian prioritas yang jelas, serta pendelegasian tugas yang tepat menjadi kuncinya dalam menjaga keharmonisan keluarga.
Ke depan, Anita menargetkan untuk terus mengepakkan sayap bisnisnya dengan membuka lebih banyak cabang, memperluas variasi perawatan, serta menjadikan Anlysha Beauty Bar sebagai inkubator kemandirian ekonomi perempuan yang berkelanjutan.
"Jangan silau akan industri besar di sekitar, karena kekuatan ekonomi sejati terdapat pada kemandirian jemari para wanita," pesan Anita menutup perbincangan. (rir/han)
Editor : Hany AkasahSumber : Radar Gresik