RADAR GRESIK - KENDALA dalam branding, pemasaran, dan perizinan menjadi tantangan utama bagi UMKM perempuan di Gresik. Melihat kondisi tersebut, Suhartini, Ketua Unit Pengelola Zakat (UPZ) Kadin Gresik terus mencari solusi.
Suhartini, terus berjibaku untuk memberdayakan perempuan di Gresik. Ia aktif menjalin kerjasama dengan berbagai pihak, termasuk perusahaan, untuk meningkatkan daya saing UMKM perempuan.
“Saya ingin perempuan Gresik tidak hanya menjadi pekerja, tapi juga pengusaha yang sukses,” tegas Suhartini.
Melalui Rumah Vokasi, Suhartini memberikan pendampingan intensif bagi para pelaku UMKM perempuan, mulai dari branding, pemasaran, hingga akses perizinan. Harapannya, UMKM perempuan di Gresik semakin berkembang dan mampu bersaing di pasar yang lebih luas.
Rumah Vokasi Gresik tidak hanya menjadi tempat pelatihan keterampilan, tetapi juga menjadi inkubator bagi para pengusaha perempuan. Suhartini, sebagai Manager Keuangan Rumah Vokasi, berperan aktif dalam mendorong pertumbuhan UMKM perempuan di Gresik.
“Perempuan punya potensi besar untuk menjadi pengusaha sukses. Namun, mereka membutuhkan dukungan dan pendampingan yang lebih. Kami ingin mencetak generasi muda Gresik yang mandiri dan berdaya saing,” ungkap Suhartini.
Suhartini menjalin kerjasama dengan berbagai pihak untuk memberikan pelatihan dan pendampingan bagi UMKM perempuan. Harapannya, melalui kolaborasi ini, UMKM perempuan di Gresik dapat tumbuh dan berkembang.
Melalui program-program yang ada, Rumah Vokasi memberikan bekal yang dibutuhkan oleh para pelaku UMKM perempuan, mulai dari pengetahuan bisnis hingga akses permodalan. (rir/han)
Editor : Hany Akasah