GRESIK - Tidak jarang hobi yang digeluti serius akan menguntungkan. Hal itulah yang dirasakan Paramita Nurshanti.
selegram asal Kecamatan Manyar Gresik yang terpilih mewakili Jawa Timur menjadi Pacer. Mimpi menjadi Pacer terwujud setelah mengikuti seleksi pemilihan salah satu brand minuman.
"Jumlah peserta yang ikut ajang kompetisi pemilihan Pacer lebih dari 10 ribu orang. Saya bersyukur masuk empat besar perwakilan Jawa Timur d iajang lari nasional," ujarnya.
Perempuan, 36 tahun yang duduk sebagai Asisten SPV HRD PT Wilmar Nabati Indonesia itu menuturkan, bagi masyarakat awam istilah Pacer memang masih asing di telinga.
Dia menjelaskan pacer merupakan pelari yang menjadi patokan, tolak ukur, ataupun motivasi bagi pelari lain yang berstatus peserta lomba dan memiiliki tugas utama membantu para peserta lari untuk mencapai catatan waktu tertentu.
"Singkatnya, tugas seorang Pacer adalah menjadi guide bagi para pelari untuk memperoleh waktu finish yang presisi. Sehingga ada rasa bangga di dalam diri saat bisa mengantarkan para pelari bisa menuntaskan targetnya," imbuh Paramita.
Sebelum menjadi Pacer, dirinya rutin membuat konten workout atau treatment pola hidup sehat. Dari konten olahraga yang dia buat itu, tidak hanya pundi-pundi cuan mengalir ke kantongnya namun juga dia bertemu dengan rekan dan patner kerja baru. (fir/han)
Editor : Hany Akasah