RADAR GRESIK - Nyaris enam bulan, M. Fither Kuntajaya menjadi Lurah di Kebungson Gresik. Pria yang akrab disapa Gus Lurah menjadi orang yang berpengaruh dan memiliki peran penting dalam dunia wisata.
“Kebetulan sudah lama dinas dalam dunia kepariwisataan, jadi memang selalu berupaya untuk promosi wisata maupun potensi daerah, tentunya dengan karakter wilayahnya masih-masing,” kata Gus Lurah sapan akrabnya.
Terbaru wisata di daerahnya ,mendapat penghargaan East Java Tourism Award (EJTA) Tahun 2023, kategori Daya Tarik Wisata Budaya Terbaik tentang Pengelolaan Pemerintah dan Heritage Kebungson Heart of Bandar Grissee, Kampung Lawas Kebungson Gresik tentang Pengelolaan Kelompok Masyarakat.
Beberapa kegiatan yang rutin dilakukan di Kelurahan Kebongson misalnya rutinan ngaji setiap Rabu awal bulan yang bertempat di Makam Nyai Ageng Pinatih dan juga dibuka untuk umum.
Sebelum memulai kegiatan, Gus Lurah mengingatkan agar tak lupa berdoa terlebih dahulu sebelum melakukan sesuatu.
Dengan berdoa bersama bisa memperkuat tali silaturahim dan kebersamaan sebagai penguatan tali persaudaraan.
Selama bertugas, dirinya memiliki prinsip yang menurutnya harus menjadi pegangannya dalam menjalankan tugas dan jabatan.
“Prinsip saya, melakukan sesuatu yang sederhana dengan hati dan berhati-hati. Saya juga membiasakan, sebelum melakukan sesuatu harus berdoa terlebih dahulu, dengan tujuan agar semua yang dilakukan berkah dan lancar. Karena, kerja tanpa doa itu sombong, doa tanpa kerja itu bodoh,” pungkasnya. (bel/han)
Editor : Hany Akasah