GRESIK - Al Kusani menjadi sosok yang tidak bisa dipisahkan dari berbagai kesuksesan dan pencapaian Bank Gresik selama ini. Pria asal Desa Muara Tuhup, Kabupaten Murung Raya, Kalimantan Tengah itu mengaku sejak 2007 bekerja di Perumda Bank Gresik telah melewati berbagai tantangan kerja.
Dengan ketekunan dan keuletannya itu mengantarkan dirinya duduk sebagai Direktur Utama.
Al Kusani menuturkan, saat mengawali kerja di Bank Gresik pada 2007 silam perusahaan ini hanya memiliki pegawai 7 orang dengan nilai aset sekitar Rp 1,7 miliar.
Namun kini, dengan berbagai upaya dan inovasi yang telah dia lakukan bersama para karyawan aset Bank Gresik mengalami pertumbuhan sangat signifikan sebesar Rp 74 miliar.
Menurut Al Kusani, salah satu kiat yang selalu dia pegang dalam menjalankan tugas memimpin bank plat merah milik Pemkab Gresik yakni harus bisa memahami visi misi kepala daerah secara utuh.
Selanjutnya, visi misi tersebut dia eksekusi dalam bentuk kebijakan atau program yang selaras dengan perusahaan.
"Semua program yang akan dijalankan selalu saya komunikasikan dengan Internal. Seperti program kredit sambungan pemasangan air bersama Perumda Giri Tirta Gresik. Meskipun program sederhana namun memiliki impact yang sangat besar. Bahkan di Indonesia tidak ada perbankan yang memiliki program ini," kata Al Kusani. (fir/han)
Editor : Hany Akasah