GRESIK - Peran pemerintah sebagai regulator pun wajib hadir, demikian halnya komitmen perusahaan sebagai pelaku penggerak perekonomian serta partisipasi unsur masyarakat.
Itulah yang sedang didorong Dr. Moh. Agung Surianto, SE, MSM, CSRS Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG) itu senang dengan pertumbuhan investasi di Gresik khusus Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Gresik pada kuartal I Tahun 2023 mencapai Rp. 40.9 Triliun. Nilai tersebut hampir 10 kali lipat dibandingkan dengan kekuatan belanja (APBD) Gresik Tahun 2023.
"Idealnya pertumbuhan investasi tersebut akan banyak berimplikasi positif berupa multiplier effect yang akan dirasakan oleh masyarakat Gresik. Selain penyerapan tenaga kerja, perputaran uang dan memiliki impact pada peningkatan konsumsi di Gresik sehingga berdampak pada peningkatan pendapatan daerah," kata pria Lulusan S3 Ilmu Manajemen Universitas Brawijaya yang juga mengambil Sertifikasi Certified Sustainability Reporting Spesialist (CSRS)
Diharapkan, gagasan mengawal pembangunan yang berkelanjutan harus didukung oleh semua stakeholder agar terimplementasi bukan hanya di pusat, akan tetapi hingga di daerah termasuk di Kabupaten Gresik.
Agung menuturkan paradigma pembangunan berkelanjutan tersebut disisipkan dalam setiap kegiatan pembelajaran dikelas bisnis dan kewirausahaan.
"Para generasi muda sebagai penerus pembangunan masa depan harus memperoleh internalisasi nilai-nilai pembangunan berkelanjutan." tutur Agung Surianto
Baca Juga: Jaga Kualitas Lingkungan, UMG Podcast Bareng Kadis DLH Gresik Bumikan Beat Plastic Pollution
FEB UMG terdapat mata kuliah etika bisnis serta corporate social responsibility (CSR) yang wajib ditempuh oleh mahasiswa sehingga bisa menjadi media internalisasi nilai-nilai konsep pembangunan yang berkelanjutan.
"Secara berkesinambungan kami senantiasa akan mendukung program pemerintah dalam implementasi SDGs, khususnya di Gresik." Ucap Agung
Yang tidak kalah pentingnya adalah komitmen terhadap kelangsungan planet bumi. "Segenap anak cucu kita punya hak yang sama atas lingkungan hidup yang berkualitas dimasa depan," pungkas Agung. (nov/han)
Editor : Hany Akasah