Ekonomi & Bisnis Features Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kota Gresik Lifestyle Moncer Seru Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro Politika Sosial Sport & Health

Wisata Pasir Putih Dalegan Diserbu Pengunjung, Disparekrafbudpora Gresik Ingatkan Pengelola Perketat Standar Keselamatan

Fajar Yuliyanto • 2026-03-24 14:40:29
RAMAI: Suasana Pantai Pasir Putih Dalegan, Panceng, yang mulai dipadati pengunjung pada musim libur Lebaran 2026. (Fajar/Radar Gresik)
RAMAI: Suasana Pantai Pasir Putih Dalegan, Panceng, yang mulai dipadati pengunjung pada musim libur Lebaran 2026. (Fajar/Radar Gresik)

RADAR GRESIK - Pesona pesisir utara Kabupaten Gresik masih menjadi magnet utama bagi wisatawan pada momen libur Idulfitri 1447 H.

Destinasi andalan, Pantai Pasir Putih Dalegan di Kecamatan Panceng, mulai mencatatkan lonjakan pengunjung yang signifikan sejak H+1 Lebaran 2026.

Menyikapi tren kenaikan kunjungan di berbagai titik wisata, Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga (Disparekrafbudpora) Kabupaten Gresik mengeluarkan imbauan tegas.

Baca Juga: Puncak Arus Balik Lebaran 24 Maret 2026, Pemudik Diminta Hindari Jam Sibuk dan Manfaatkan WFA

Seluruh pengelola objek wisata diminta untuk tetap siaga dan mengutamakan aspek keselamatan (safety) pengunjung di atas segalanya.

Kepala Disparekrafbudpora Gresik, drg. Syaifuddin Ghozali, menekankan bahwa pemeliharaan sarana dan prasarana (sarpras) harus dilakukan secara ekstra selama musim liburan ini. Hal ini bertujuan agar lonjakan massa tidak memicu insiden yang tidak diinginkan akibat fasilitas yang kurang laik.

“Kami mengimbau kepada para pengelola wisata agar benar-benar melakukan persiapan matang pada seluruh fasilitas dan sarana prasarana yang ada. Keselamatan dan kenyamanan wisatawan harus menjadi prioritas nomor satu,” ujar drg. Ghozali saat dikonfirmasi, Senin (23/3).

Baca Juga: Aksi Humanis di Jalur Pantura: Anggota Polres Gresik Evakuasi Ibu dan Anak Serta Bantu Pemudik yang Mobilnya Mogok

Mantan Kepala Dinas Kesehatan ini menambahkan bahwa pengelolaan destinasi yang baik merupakan bentuk komitmen dalam menjamin keamanan masyarakat yang ingin melepas penat bersama keluarga.

Selain sarpras, edukasi langsung kepada pengunjung mengenai protokol keselamatan di area wisata, seperti batas berenang di laut, juga menjadi poin krusial.

“Kami ingin memastikan pengunjung merasa aman dan nyaman selama berlibur Lebaran di Gresik. Jangan sampai momen bahagia ini terganggu oleh hal-hal yang bersifat teknis,” imbuhnya.

Baca Juga: Hangatnya Tradisi Ambengan Bandeng di Gresik: Simbol Kemenangan dan Wujud Syukur Usai Sebulan Berpuasa

Tak hanya bagi pengelola, Ghozali juga menitipkan pesan kepada para wisatawan agar menjadi pengunjung yang cerdas dengan tetap mematuhi aturan keselamatan serta menjaga kebersihan lingkungan.

 “Mohon kerjasamanya untuk tidak membuang sampah sembarangan di lokasi wisata,” tegasnya.

Antusiasme warga terpantau tinggi di lokasi. Hasan, salah satu pengunjung asal Gresik, mengaku sengaja memilih Pantai Dalegan karena faktor ekonomis dan suasana kekeluargaan yang kental.

Baca Juga: Wujud Kemanusiaan, Petugas Rutan Gresik Hadirkan Nuansa Lebaran Lewat Tradisi Kupat Sayur

“Sering ke sini karena tempatnya cocok untuk anak-anak, tiket dan makanannya juga terjangkau. Harapannya ke depan fasilitasnya bisa terus bertambah agar pengunjung semakin betah,” ungkap Hasan saat ditemui di sela kegiatannya bermain pasir bersama keluarga. (jar/han) 

Editor : Hany Akasah
#Disparekrafbudpora #lebaran #gresik #pantai dalegan #Libur