RADAR GRESIK – Kreativitas sineas muda asal Gresik kembali menggeliat. Setelah sukses mencuri perhatian lewat film aksi perdana mereka, Darah di Seragam, IAM Production bersama Sutradara Hans Radeva resmi mengumumkan proyek film kedua bertajuk "Ayo Pulang".
Berbeda dengan karya sebelumnya yang berjudul Darah di Seragam, film ini menjanjikan kemasan yang lebih kaya dengan memadukan unsur action yang menegangkan, bumbu komedi yang segar, hingga kolaborasi spesial dengan tokoh senior.
Daya tarik utama dalam film Ayo Pulang adalah hadirnya sosok Bapak Purnomo, yang dikenal luas oleh masyarakat sebagai sosok "Polisi Baik". Kehadiran beliau diharapkan memberikan warna baru dan pesan moral yang kuat di tengah aksi pertarungan yang disuguhkan.
Sutradara Hans Radeva mengungkapkan bahwa film ini tidak hanya menonjolkan adegan laga (fighting), tetapi juga sisi humanis dan humor yang relevan dengan kehidupan sehari-hari.
"Film ini mengangkat kisah perjuangan emosional sepasang kakak beradik. Situasi menjadi mencekam ketika mereka secara tidak sengaja terjebak dalam sebuah peristiwa pembunuhan. Tanpa pilihan lain, mereka harus mengerahkan segala kemampuan untuk bertahan hidup (survival) dari kejaran ancaman yang mengintai," terang Hans.
Proses syuting film Ayo Pulang dijadwalkan mulai masuk tahap produksi pada pertengahan Februari 2026. Masa produksi diperkirakan memakan waktu sekitar 3 hingga 4 bulan untuk memastikan kualitas visual dan aksi yang maksimal.
Jika berjalan sesuai rencana, masyarakat Gresik dapat segera menyaksikan karya anak bangsa ini pada bulan Mei 2026. Pihak produksi berencana menggelar Gala Premiere secara besar-besaran di dua lokasi prestisius di Gresik, yaitu di XXI Gressmall, dan CGV Icon Mall Gresik.
Selain Bapak Purnomo, film ini didukung oleh talenta-talenta lokal yang solid, di antaranya Akbar, Deny, Husni, Erick, Maya, Kartika, Adinda, Lidya, Tito, Jay, Jati, Pikam, Very, Masdo, Abu, Rafid, Hafiz, Farel, Rifky, Joko, Adi, hingga Yoga.
Kehadiran film Ayo Pulang diharapkan menjadi bukti bahwa industri kreatif di daerah, khususnya Gresik, mampu menghasilkan karya berkualitas yang layak bersaing di layar lebar. (rir)
Editor : Hany Akasah