RADAR GRESIK - Hiruk pikuk persiapan mudik Lebaran tak hanya terasa di terminal dan stasiun. Di sebuah sudut Kebomas, Gresik, kesibukan lain juga tengah memuncak. Bukan antrean tiket atau tumpukan barang bawaan, melainkan barisan kandang kucing yang terisi penuh.
Inilah potret jasa penitipan kucing milik Rahayu (44), yang setiap Hari Raya Idul Fitri selalu kebanjiran orderan. "Setiap musim mudik Lebaran, jumlah kucing yang dititipkan selalu meningkat. Tahun ini, peningkatannya cukup signifikan, mencapai 50 persen dibandingkan hari-hari biasa," tutur Rahayu, pemilik usaha penitipan kucing yang telah berjalan beberapa tahun ini.
Di tempat sederhana namun tertata rapi miliknya, kini sekitar 50 ekor kucing dari berbagai ras dan ukuran tengah "menginap". Angka ini sekaligus menjadi batas maksimal kapasitas penitipannya. Uniknya, Rahayu hanya menerima penitipan kucing, menolak dengan halus permintaan penitipan hewan peliharaan lainnya.
Fenomena lonjakan permintaan ini, menurut Rahayu, tak lepas dari kepercayaan yang telah terbangun di antara dirinya dan para pemilik kucing. "Mereka memilih menitipkan kucingnya di sini karena merasa aman, nyaman, dan yang paling penting, terjamin perawatannya selama mereka meninggalkan rumah untuk mudik," jelasnya dengan senyum ramah.
Bayangkan saja, di tengah kekhawatiran meninggalkan rumah kosong, para pecinta kucing ini bisa bernapas lega karena hewan kesayangan mereka berada di tangan yang tepat. Rahayu dan timnya memastikan setiap "tamu" berkaki empat ini mendapatkan perhatian dan perawatan yang layak.
Lantas, apa saja yang perlu dipersiapkan para pemilik kucing yang hendak mudik? Ternyata, tidak banyak. "Pemilik kucing hanya perlu membawa kucing kesayangan mereka beserta pakan yang biasa dikonsumsi," terang Rahayu. Selebihnya, fasilitas penunjang seperti kandang yang bersih, tempat makan dan minum, hingga kotak pasir (litter box) telah tersedia.
Bahkan, untuk menambah kenyamanan dan ketenangan para pemilik, Rahayu menawarkan berbagai layanan tambahan. "Kami juga menyediakan layanan antar jemput kucing bagi yang kesulitan mengantar atau menjemput. Selain itu, ada juga snack dan vitamin gratis untuk menjaga kesehatan kucing selama dititipkan. Dan sebagai bonus, kami memberikan layanan grooming gratis untuk penitipan yang lebih dari dua minggu," imbuhnya dengan antusias.
Meskipun permintaan penitipan melonjak tajam saat musim mudik, Rahayu mengakui bahwa jumlah penitipan tahun ini relatif stabil dibandingkan tahun sebelumnya.
"Jumlahnya kurang lebih sama dengan tahun lalu. Mungkin kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya pulih juga berpengaruh. Tapi, kami tetap berusaha memberikan pelayanan yang terbaik agar para pemilik kucing merasa tenang meninggalkan hewan peliharaan kesayangan mereka selama merayakan Lebaran bersama keluarga di kampung halaman," pungkas Rahayu, sembari mengawasi beberapa ekor kucing yang sedang bermain di area khusus.
Di tengah arus mudik yang padat, jasa penitipan kucing seperti milik Rahayu menjadi oase ketenangan bagi para pecinta hewan. Mereka bisa menjalankan ibadah puasa dan merayakan Hari Raya dengan hati tenang, knowing bahwa sahabat berbulu mereka berada di tempat yang aman dan penuh kasih sayang.
Sebuah solusi praktis yang membuktikan bahwa kepedulian terhadap hewan peliharaan tetap menjadi prioritas, bahkan di tengah tradisi mudik yang begitu lekat dengan masyarakat Indonesia. (rir/han)
Editor : Hany Akasah