RADAR GRESIK - Dalam upaya mengatasi permasalahan stunting dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, Kelurahan Kemuteran, Gresik, telah meluncurkan program inovatif Warung Balita Sehat. Program ini tidak hanya menyediakan makanan bergizi bagi balita, tetapi juga memberdayakan ibu-ibu kader posyandu untuk menjadi wirausahawan.
Peluncuran Warung Balita Sehat ini dibuka camat Gresik, Jalesvie ditandai dengan pemotongan pita di depan Rumah Sakit (RS) Muhammadiyah Gresik, Selasa (30/7). Beberapa menu diperkenalkan seperti, zuppa soup, yang telah dipatenkan dan bersertifikat halal.
Resep khusus itu hasil dari pelatihan intensif selama dua hari bersama seorang chef ternama dari Surabaya. Dengan variasi rasa yang menarik, seperti zuppa soup original dan manis, serta menu lainnya seperti pastel tutup dan klapetart. Warung Balita Sehat dapat menjadi pilihan yang menarik bagi masyarakat.
Baca Juga: Kampung Sentra Songkok Kemuteran Gresik, Dari Tradisi dan Terus Berinovasi hingga Menuju Pasar Dunia
Lurah Kemuteran, Rizal, mengungkapkan rasa bangganya atas inisiatif para kader posyandu. Diungkapkannya peresmian Warung Balita Sehat ini bekerjasama dengan beberapa stakeholder, terutama Filantra dari Pertamina Training and Consulting (PTC).
"Program itu tidak hanya memberikan solusi gizi bagi balita, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi ibu-ibu kader. Mereka kini tidak hanya menjadi kader kesehatan, tetapi juga menjadi pengusaha kuliner," ujar Rizal.
Sementara itu Camat Gresik, Jalesvie mengapresiasi semangat gotong royong masyarakat Kemuteran. Menurutnya inovasi ini bisa menjadi upaya menurunkan stunting di Gresik.
Selain itu juga menjadi contoh yang baik bagi kader kesehatan Kelurahan lain di Kecamatan Gresik.
"Warung Balita Sehat ini adalah contoh nyata bagaimana inovasi dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat. Kami berharap program ini dapat menginspirasi daerah lain untuk melakukan hal serupa," tambahnya.(rir/han)