RADAR GRESIK-Keturunan Nabi di Indonesia punya sebutan khusus, yakni habib. Ternyata, ada alasan khusus di balik sebutan tersebut.
Di Indonesia, ‘gelar’ habib disematkan kepada orang-orang yang punya zuriah dengan Nabi Muhammad.
Tak ayal, bagi mereka yang menyandang gelar habib, sebagiannya sangat dihormati oleh khalayak luas. Misalnya, almarhum Habib Abu Bakar Assegaf, Habib Lutfi, Habib Rizieq dan lain sebagainya.
Namun, apakah kamu tahu, alasan di balik adanya gelar habib untuk orang Indonesia yang keturunan nabi?
Sejarawan Islam Tiar Anwar Bachtiar mengungkap, gelar habib di Indonesia merupakan sebutan antropologis bagi mereka orang-orang Hadramaut (Yaman) yang jadi keturunan Nabi, lewat jalur Husein bin Ali.
“Jadi Nabi itu kan punya cucu dua ya. (Nabi) punya anak Fatimah, Fatimah punya anak Hasan dan Husein. Dari Hasan dan Husein ini kan ada banyak keturunan nabi,” ujarnya.
Menelaah sejarah, menurut Tiar, awal mula keturunan Nabi Muhammad ke Indonesia, bermula dari migrasi anak cucu Husein dari kawasan Dadramaut di Yaman, bernama Alawi.
Selanjutnya, mereka yang keturunan nabi lewat Alawi di Indonesia, disebut dengan Alawiyin.
“Biasanya keturunan Alawiyin inilah yang disebut sebagai ‘habib’. Habib itu sebenarnya hanyalah sebutan. Kalau sebutan atau gelar resminya adalah ‘Sayyid’, perempuannya adalah ‘Sayyidah’,”
Melansir laman kumparan.com, habib sendiri berasal dari kata habba-yuhibbu yang punya arti kesayangan atau orang yang dicintai.
Sementara jika ditinjau dari segi istilah, habib ialah nama gelar untuk mereka zuriah Nabi Muhammad yang dicintai Allah.
Perlu ditekankan, tak semua anak cucu Nabi punya gelar habib.
Gelar habib disematkan untuk mereka yang punya pertalian nasab dengan puteri Nabi Muhammad bernama Fatimah Az-zahra.
Fatimah Az-Zahra sendiri merupakan putri bungsu dari Nabi Muhammad dengan Siti Khadijah.
Itulah alasan orang Indonesia yang punya pertalian darah dengan nabi disebut habib. (han)
Editor : Hany Akasah