Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Digelar Dua Hari, Tasyakuran Sedekah Bumi Desa Betiting Dimeriahkan Istighosah, Gunungan hingga Wayang Kulit

Hany Akasah • Selasa, 24 Oktober 2023 | 15:57 WIB

OPTIMISME: Camat Cerme Umar Hasyim bersama Muspika Kecamatan memberangkatkan festival gunungan Desa Betiting.
OPTIMISME: Camat Cerme Umar Hasyim bersama Muspika Kecamatan memberangkatkan festival gunungan Desa Betiting.
GRESIK - Pemerintah Desa Betiting, Kecamatan Cerme, menggelar tasyakuran sedekah bumi selama dua hari, Sabtu (21/10) dan Minggu (22/10). Acara ini digelar sebagai wujud rasa syukur atas kesejahteraan masyarakat desa.

Dalam pelaksanaannya pada hari pertama, acara dimulai dengan khotmil Alquran pada pagi hari di pendopo dilanjutkan tasyakuran selamatan desa pada siang harinya. Sementara pada malam harinya, digelar istighosah dan dzikir bersama.

Kepala Desa Betiting, Musoli, mengatakan tasyakuran dan sedekah bumi ini merupakan tradisi yang sudah turun-temurun dilaksanakan di Desa Betiting. Acara ini bertujuan untuk memohon keselamatan dan kesejahteraan masyarakat desa.

"Kami berharap dengan digelarnya acara ini, masyarakat desa Betiting dapat hidup rukun dan damai, serta dijauhkan dari segala macam musibah. Kegiatan ini sebelumnya sudah dimusyawarahkan oleh warga dan dibentuk panitia," kata Musoli.

Puncak acara dengan digelarnya festival gunungan hasil bumi. Gunungan hasil bumi ini merupakan simbol dari wujud syukur atas rejeki yang melimpah di desa Betiting. Acara ini dihadiri oleh muspika Kecamatan Cerme dan dimeriahkan elekton tunggal persembahan PT. Djarum.

Ada yang berbeda dalam festival gunungan. Dimana gunungan diarak bersama kirab budaya warga RT masing-masing. Sembilan gunungan diarak warga yang berkostum aneka pakaian adat bak karnaval. Bahkan beberapa RT memamerkan kreasi ogoh-ogoh guna memeriahkan acara.

"Malam harinya, kami menggelar kesenian wayang kulit dengan Ki Dalang Harnowobyta yang mengusung lakon Wahyu Ponco Kamulyan. Ini sebagai wujud melestarikan budaya kepada warga," terangnya.

Acara tasyakuran dan sedekah bumi ini disambut antusiasme masyarakat Desa Betiting. Hal tersebut dibuktikan dengan banyaknya warga yang hadir dalam setiap prosesi. Mereka berharap acara ini dapat terus dilaksanakan setiap tahunnya.

"Acara ini sangat bagus, karena selain sebagai ajang silaturahmi, juga sebagai sarana untuk memohon keselamatan dan kesejahteraan," kata ketua panitia sedekah bumi Desa Betiting, Imam Rosadi. (rir/han)

Editor : Hany Akasah
#gresik #Betiting #sedekah bumi #cerme #Wayang Kulit #gunungan