Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Pasar Potensial, Gresik Jadi Sasaran Vendor Wedding Organizer

Muhammad Firmansyah • Senin, 14 Agustus 2023 | 17:02 WIB
PENETRASI PASAR: Sejumlah pelaku usaha jasa pengatur acara dan pernikahan menggelar pameran di Graha Kartini Ballroom pada akhir pekan ini.
PENETRASI PASAR: Sejumlah pelaku usaha jasa pengatur acara dan pernikahan menggelar pameran di Graha Kartini Ballroom pada akhir pekan ini.

GRESIK - Industri jasa pernikahan dan pengatur acara di Gresik mengalami guncangan hebat selama masa Pandemi Covid 19 dua tahun terakhir. Bahkan pada awal 2023 industri di sektor ini masih dibayangi ketidakpastian bisnis lantaran banyaknya masyarakat yang masih takut menggelar event pernikahan akbar.

Hal tersebut diungkapkan sejumlah pelaku jasa pernikahan yang menjadi peserta Graha Kartini Wedding Expo 2023.

Owner Seven Production, Didit mengakui selama Pandemi Covid 19 banyak usaha jasa pernikahan dan pengatur acara yang gulung tikar. Hal ini tidak lepas dari sejumlah aturan pembatasan yang ditetapkan oleh pemerintah kala itu.

 Baca Juga: Bisnis Wedding di Gresik Mulai Bergeliat

"Banyaknya aturan membuat klien takut menggelar acara besar. Sehingga kami berusaha untuk memberikan keyakinan kepada klien jika acara tetap bisa dijalankan dengan prosedur protokol yang ketat. Dengan demikian profesionalitas sebuah jasa pernikahan sangat dibutuhkan," kata Didit.

Dikatakan, sebenarnya sejak status Pandemi Covid 19 dicabut pada akhir Desember 2022 industri jasa pernikahan dan pengatur acara masih belum bisa lepas dari tekanan. Adapun yang saat ini dihadapi sektor ini mulai dari daya beli masyarakat, persaingan bisnis hingga tantangan lain.

"Saat Pandemi usai, tantangan berikutnya adalah daya beli masyarakat. Untuk itu kami berupaya untuk menawarkan jasa mengikuti kemampuan para klien. Meskipun harga menyesuaikan namun dengan kualitas terbaik," jelasnya.

 Baca Juga: Genjot Okupansi, Mall Bakal Buat Acara Pameran

Hal senada disampaikan, Sales Eksekutif Graha Kartini Ballroom, Wahyu. Dia menuturkan, bisnis pengelolaan dan penyediaan ballroom di Gresik terus berkembang. Dalam menghadapi persaingan yang semakin sengit, inovasi menjadi keunggulan. Salah satunya dengan menyediakan pilihan paket yang terjangkau namun memiliki sejumlah keunggulan dibandingkan hotel.

"Pernikahan masih menjadi acara utama dalam bisnis kami. Bahkan Frekuensi acara pernikahan ditempat kami lebih dari 85 persen," kata Wahyu.

Diakuinya, kompetitor utama dalam bisnis penyediaan ruang pertemuan dan pesta ini adalah sektor perhotelan. Namun Wahyu optimis bisnisnya tetap bisa eksis dan menjadi pilihan masyarakat.

 Baca Juga: Soraya Ghyna Adani, Ciptakan 105 Lagu Kini Rintis Wedding Organizer

"Dalam menggelar event aspek utama adalah venue. Kami melihat minat masyarakat dalam menggunakan ballroom yang kita miliki setiap bulannya mengalami kenaikan. Ini menandakan masyarakat Gresik menginginkan membuat acara dengan akses yang lebih praktis dan efisien," pungkasnya.  (fir/han)

Editor : Hany Akasah
#expo #gresik #wedding