Kuliner warga pesisir utara Gresik ini mudah ditemui di sentra kuliner pasar ramadan seperti di wilayah Gresik Kota Baru (GKB), Alun-alun Sidayu, Bunderan Dukun, dan titik pusat keramaian di kecamatan.
Baca Juga : PAC GP Ansor Gresik Peringati Isra’ Mi’raj dan Sambut Ramadan
Penjual bongko kopyor asal Mengare Saiful mengatakan secara umum kuliner bongko kopyor berisi bubur sagu, bubur mutiara, kelapa muda, roti tawar, kolang-kaling, pisang raja dan dicampurkan santan kental. Harganya pun mulai dari Rp 10 ribu.
Salah satu penjual bongko kopyor asal Desa Tajung Widoro, Mengare, Saiful mengatakan, setiap Ramadan ia selalu berjualan kuliner khas ini. Dalam sehari, puluhan bungkus habis terjual.
"Alhamdulillah tadi membawa 40 bungkus bongko kopyor dan 40 bonggolan. Setiap hari jualan, Alhamdulillah selalu habis," ujarnya, Minggu (3/4).
Dikatakan, menjual bongko kopyor satu tahun sekali karena, makanan tersebut hanya di produksi pada saat bulan Ramadan warga di desanya sebenarnya banyak yang memproduksi bongko kopyor. Dirinya menmbeli dari produsen kemudian dijual kembali. "Saya ambil dari pembuat dan dijual kembali, kami saat berbuka puasa," pungkasnya.(yud/han) Editor : Hany Akasah