Kepala UPT Resource Center Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik, Innik Hikmatin, S.Pd, M.Pdi mengatakan dengan keterbatasan yang dimiliki, mereka masih bisa berkarya. Mulai baju muslimah, kaos, baju anak, tote bag atau merchandise dan mukena.
"UPT Resource Centre Gresik terus bersemangat dan terus bersyukur untuk memberdayakan Komunitas Tuli Gresik sebagai sasaran program transisi post schoolnya, meski dengan keterbatasannya terus memberdayakan teman - teman tuli untuk terus berkarya dan beraktifitas sebagai bekal kemandiriannya," ujarnya.
Dengan berkeliling memamerkan karya seperti ini, diharapkan bisa memotivasi kotugres untuk terus berinovasi. "Alhamdulillah kegiatan pameran karya Kotugres Go RC dengan mobil Galeri bantuan Pertamina Gas dengan dampingan fasilitas tim dompet dhuafa, disambut hangat penuh antusias oleh Keluarga besar Dinas Pendidikan Gresik dan Dinas KBPPAI Gresik,"kemarin (25/8).
Lebih lanjut, program transisi post school akan berlangsung sampai Desember 2021. Nanti setiap minggunya akan ada kunjungan ke desa dan kecamatan. " UPT Resource Centre Gresik berharap bisa mengantarkan teman - teman Kotugres Go RC untuk lebih berdaya guna, meningkatkan inovasi dan kreativitasnya dalam pemenuhan kebutuhan masyarakat,"terangnya.
Hal ini mendapat apresiasi dari Plt Kepala Dispendik Gresik, S Hariyanto. Pihaknya mengaku senang dengan hasil karya anak - anak disabilitas. "Ini menunjukkan bahwa anak - anak disabilitas bisa berkarya meski dengan keterbatasan. Sehingga bisa menjadi inspirasi kita semua,” imbuhnya. (jar/rof) Editor : Hany Akasah