Ketua KPI Kabupaten Gresik, Duta Bintan MH mengatakan, kegiatan pengabdian masyarakat itu sebagai fasilitator pemberdayaan perempuan dalam bidang ekoomi melalui ekonomi kreatif. "Dosen tidak hanya mengajar di kampus, namun juga mengetahui kondisi lapangan yang dibutuhkan masyarakat,"kata Duta.
Dosen Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) STEI Kanjeng Sepuh itu mengatakan, kegiatan dibuka oleh perwakilan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Gresik dan perwakilan dosen PKM kampus kanjeng sepuh dengan menabuh galon bekas. Kegiatan itu juga diikuti Pattiro Gresik dan dimeriahkan penampilan qosidah Sampah Alat Dapur.
Sementara Ketua Asbag Kabupaten Gresik, Siti Fitriyah mengatakan, pada pelatihan eco enzym, pihaknya memberikan pengarahan dalam pengolahan sampah organik menjadi eco enzym. Manfaat pengelolaan sampah organik menjadi eco enzym luar biasa, salah satunya mampu menghasilkan pupuk yang berkualitas dan mengurangi sampah. "Tentunya, dari sampah, perempuan juga bisa berdaya,"tutup Fitriah. (jar/han) Editor : Hany Akasah