Ketua Pelaksana Gresik Cat and Reptile Supershow 2020, Angga Adi Perdana mengaku tidak menyangka animo peserta maupun masyarakat cukup besar pada even yang digelar. Bahkan, mantan CEO Persegres itu menyebut pihaknya telah menolak 50 calon peserta yang mendaftarkan diri pada even ini akibat tempat yang terbatas.
"Sebelumnya pernah ada even serupa tapi kemasannya berbeda. Kami melihat pecinta kucing dan iguana di Gresik ini cukup besar, akhirnya kami menggelarnya. Even ini kali pertama digelar di Gresik," kata Angga. Banyak kelas yang dilombakan, seperti Reptile Supershow dengan kategori iguana sesuai warna dan ukuran, biawak (salvator) serta reptile berukuran jumbo. Even Cat Supershow kategori lomba diantara bengal, mainecoon, otherbreed, persia, brain short hair, exo, housecat dan special class.
"Aspek penilaian cat dan reptil terbilang sama selain hewan harus sehat dan terawat. Sedangkan untuk kucing, diharuskan juga cekatan, lincah dan tanggap," imbuhnya.
Pembina Bengal Reptile Gresik Brotherhood, M Prisdianto mengaku bangga dengan antusiasme peserta dan masyarakat. "Selama pandemi tidak banyak pihak membuat event zeperti ini. Kadang pecinta hewan memberikan perawatan pada umumnya. Beda jika ada even mereka lasti akan semakin terpacu memberikan perawatan agar hewan yang dimiliki bisa jadi juara," kata Prisdianto.
General Manager Gressmall Gresik, Yudi Puji Wahyu Rohadi menuturkan pihaknya berkomitmen dalam mendorong kegiatan masyarakat dengan protokol kesehatan.
"Justru kami saat ini terus gencar menggelar event untuk mengstabilkan okupansi sehingga akan memberikan kontribusi pada tenant," kata Yudi PWR.
Terpisah, Kepala Dinas pariwisata dan Kebudayaan Gresik, Agustin Halomoan Sinaga berharap even Gresik Cat and Reptile Supershow 2020 harus dijadikan agenda rutin tahunan. Selain berpotensi menarik wisatawan juga dapat menambah penghasilan asli daerah (PAD) karena hotel penuh dipesan. "Even ini tidak hanya membangun silaturahmi antar sesama pecinta hewan juga mendorong PAD karena banyak kamar hotel dipesan peserta dari luar daerah. Kami dukung agar menjadi agenda rutin," tandas Sinaga. (fir/han) Editor : Hany Akasah