RADAR GRESIK - Banjir rob kembali terjadi pada Senin, (15/12) malam. Ratusan rumah di dua desa tergenang air. Sejumlah petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gresik bersiaga dilokasi untuk membantu masyarakat.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik (Darlog) BPBD Gresik Driatmiko Herlambang mengatakan sesuai prediksi banjir rob kembali terjadi pada Senin (15/12) malam.
"Pasang air laut mulai terjadi sekitar pukul 20.45 WIB. Dan puncaknya terjadi sekitar pukul 21.45 WIB," ujarnya.
Ia menjelaskan, ada dua desa yang terdampak banjir rob pada Senin malam. Yakni, Desa Sukorejo di Kecamatan Kebomas dan Desa Banyuwangi di Kecamatan Manyar.
"Di Desa Banyuwangi, 150 rumah warga tergenang air. Selain itu, air juga menggenangi jalan lingkungan, tempat ibadah, sekolah dan Poskesdes," ungkapnya.
Sedangkan di Desa Sukorejo, Kecamatan Kebomas banjir rob menggenangi 25 rumah warga dan jalan lingkungan.
"Ketinggian air bervariasi mulai 20 sentimeter hingga 70 sentimeter," terangnya.
Ditambahkan, banjir rob terjadi hingga pukul 22.40 WIB. Setelah itu, air mulai surut.
"Kami telah menyiagakan petugas dan berkoordinasi dengan pemerintah desa untuk memastikan keamanan masyarakat," imbuhnya. (rof)
Editor : Fahtia Ainur Rofiq