Dorong Warga Binaan Jadi Wirausaha Mandiri, Rutan Gresik Gelar Pelatihan Pemasaran

Yudhi Dwi Anggoro • Dipublikasikan Senin, 19 Oktober 2026 | 08:42 WIB
PENYULUHAN : Petugas Rutan dan peserta MagangHub membekali 30 warga binaan dengan keterampilan komunikasi dan promosi produk. (Foto : Yudhi/Radar Gresik)
PENYULUHAN : Petugas Rutan dan peserta MagangHub membekali 30 warga binaan dengan keterampilan komunikasi dan promosi produk. (Foto : Yudhi/Radar Gresik)

RADAR GRESIK – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Gresik terus memperkuat program pembinaan kemandirian bagi para penghuninya. Sebanyak 30 warga binaan dibekali keterampilan komunikasi efektif dan strategi promosi produk melalui kegiatan penyuluhan interaktif yang melibatkan peserta MagangHub.

Kegiatan yang diselenggarakan di lingkungan Rutan Kelas IIB Gresik—di bawah naungan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Timur—ini dirancang untuk menyiapkan warga binaan agar siap bersaing di dunia kerja maupun merintis usaha mandiri usai menjalani masa pidana.

Baca Juga: Ciptakan Lingkungan Kondusif, Rutan Gresik Tekankan Pentingnya Etika dan Disiplin Warga Binaan

Materi penyuluhan berfokus pada pengenalan potensi diri, pemahaman dasar-dasar promosi, analisis peluang usaha, hingga teknik penyampaian keunggulan produk kepada calon konsumen secara menarik dan tepat sasaran.

Kepala Rutan Kelas IIB Gresik, Dhimas Isdwiyono, menegaskan bahwa pembinaan keterampilan lunak (soft skill) dan keras (hard skill) merupakan aspek krusial dalam membentuk modal sosial warga binaan saat kembali ke tengah masyarakat.

“Kami ingin warga binaan tidak hanya memperoleh pengetahuan secara teoritis, tetapi juga memiliki keterampilan praktis yang dapat dimanfaatkan ketika kembali ke tengah masyarakat,” ujar Dhimas, Minggu (18/10).

Baca Juga: Dukung KUHP Baru, Rutan dan Kejari Gresik Matangkan Pilot Project Pidana Kerja Sosial

Dhimas menambahkan, kemampuan mengenali potensi diri yang dipadukan dengan kemahiran berkomunikasi dan mempromosikan produk merupakan kunci penting untuk membuka peluang kerja serta membangun kemandirian ekonomi keluarga.

Tak hanya mendengarkan paparan materi, para peserta juga diajak untuk melakukan simulasi dan praktik langsung mempromosikan berbagai produk. Lewat sesi praktik ini, warga binaan didorong untuk memupuk rasa percaya diri, mengasah daya pikat penyampaian pesan, serta mengeksplorasi kreativitas dalam menarik minat pembeli.

“Keterlibatan aktif peserta MagangHub dalam kegiatan ini turut mendukung pelaksanaan program pembinaan yang edukatif, terarah, dan produktif,” terangnya.

Baca Juga: Tekan Peredaran Uang Tunai di Blok Hunian, Rutan Gresik Perluas Layanan E-Money RUGRES CASHLESS

Lebih lanjut, Dhimas berharap keterampilan komunikasi dan pemasaran yang didapat dapat diterapkan secara konsisten dalam aktivitas kerja harian maupun ketika memelopori unit usaha pribadi.

Melalui program terintegrasi ini, Rutan Kelas IIB Gresik berkomitmen penuh memperkuat sistem pembinaan berorientasi peningkatan kapasitas individu.

“Bekal keterampilan komunikasi dan promosi produk ini diharapkan mampu membuka peluang usaha baru, memperluas kesempatan kerja, serta membantu warga binaan menata kehidupan yang lebih produktif dan bermanfaat setelah bebas nanti,” pungkas Dhimas. (yud/han) 

Editor : Hany Akasah
Sumber : Radar Gresik
maganghub PemasaraN Rutan gresik Warga Binaan