RADAR GRESIK – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Gresik menggelar kegiatan penyuluhan keamanan pangan dan higiene sanitasi makanan bagi para tahanan pendamping (tamping) dapur.
Langkah ini diambil guna memastikan seluruh rangkaian pengolahan konsumsi bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) senantiasa bersih, aman, sehat, serta memenuhi standar kesehatan.
Kegiatan yang berlangsung di area dapur Rutan Gresik tersebut diinisiasi oleh peserta program MagangHub berkolaborasi dengan tim perawat Poliklinik Rutan Gresik. Penyuluhan diikuti oleh seluruh tamping dapur yang bertugas sehari-hari dalam mengolah sajian makanan.
Baca Juga: Wujud Pelayanan Humanis, Rutan Gresik Sediakan Layanan Cek Kesehatan Gratis Bagi Pengunjung
Adapun alur edukasi yang disampaikan meliputi tata cara pengelolaan bahan baku pangan, teknik pengolahan makanan yang higienis, tata cara penyimpanan, hingga pentingnya menjaga kebersihan perorangan (personal hygiene) serta sanitasi lingkungan dapur.
Para tamping dibekali pemahaman komprehensif mulai dari tahapan penerimaan bahan makanan, pemilahan kualitas bahan baku, teknik memasak yang benar, hingga prosedur penyimpanan makanan sebelum dibagikan kepada para warga binaan. Penerapan prosedur yang ketat ini krusial dilakukan untuk mencegah risiko kontaminasi silang.
Selain itu, para peserta diwajibkan untuk memperhatikan kebersihan sarana pendukung, seperti penggunaan pakaian kerja yang bersih, kebiasaan mencuci tangan, serta kesterilan peralatan masak dan area kerja dapur.
Baca Juga: Perkuat Pembinaan Warga Binaan, Rutan Gresik Gandeng UNESA Lewat Program Magang dan Konseling
Kepala Rutan Kelas IIB Gresik, Dhimas Isdwiyono, menegaskan bahwa penyelenggaraan makanan merupakan salah satu layanan vital di lingkungan pemasyarakatan karena bersentuhan langsung dengan pemenuhan hak dasar warga binaan.
"Melalui penyuluhan seperti ini, kami ingin memastikan seluruh proses penyelenggaraan makanan berjalan sesuai standar sehingga hak warga binaan tetap terpenuhi secara optimal,” tegas Dhimas, Minggu (11/10).
Ia menggarisbawahi bahwa kualitas makanan yang baik berawal dari kedisiplinan serta kepedulian para petugas dan tamping yang mengelola dapur secara langsung.
Baca Juga: Beri Bekal Masa Depan, Rutan Gresik Gelar Program Kejar Paket C Bagi Warga Binaan
“Kami berharap seluruh petugas maupun tamping yang terlibat dalam pengelolaan dapur dapat menerapkan materi yang telah diberikan secara berkelanjutan. Dengan demikian, pengelolaan makanan di Rutan Gresik dapat terus memenuhi prinsip higienis, aman, sehat, dan berkualitas,” tambahnya.
Lewat edukasi berkala ini, Rutan Kelas IIB Gresik berkomitmen untuk terus meningkatkan mutu standar pelayanan publik, sekaligus mewujudkan lingkungan pemasyarakatan yang sehat dan kondusif bagi seluruh warga binaan. (yud/han)
Editor : Hany AkasahSumber : Radar Gresik