Peringati Maulid Nabi, Ribuan Jemaah Khusyuk Ikuti Tabligh Akbar Majelis Taklim Alya Gresik

Yudhi Dwi Anggoro • Dipublikasikan Sabtu, 10 Oktober 2026 | 18:38 WIB
KHUSYUK :  Suasana khusuk para jamaah saat mendengarkan tausiah Habib Abdullah Rifqy Tabligh Akbar ke-2 Majelis Taklim Alya Gresik di halaman Masjid Baitul Ishlah, Perumahan Alam Bukit Raya (ABR). (Foto : Yudhi/Radar Gresik)
KHUSYUK : Suasana khusuk para jemaah saat mendengarkan tausiah Habib Abdullah Rifqy Tabligh Akbar ke-2 Majelis Taklim Alya Gresik di halaman Masjid Baitul Ishlah, Perumahan Alam Bukit Raya (ABR). (Foto : Yudhi/Radar Gresik)

RADAR GRESIK – Ribuan jemaah tampak khusyuk memadati halaman Masjid Baitul Ishlah, Perumahan Alam Bukit Raya (ABR), Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik, Jumat (9/10) malam.

Kehadiran ribuan warga ini dalam rangka menghadiri Tabligh Akbar ke-2 Majelis Taklim Alya Gresik guna memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah.

Kegiatan yang dihadiri jajaran habib, kiai, ulama, pejabat daerah, hingga jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Kebomas tersebut berlangsung sangat khidmat. Rangkaian acara dibuka dengan pembacaan ayat-ayat suci Al-Qur'an, lantunan Maulid Diba', serta gema selawat yang membahana di lokasi acara.

Baca Juga: Aksi Penjambretan di Driyorejo Terekam CCTV, Dua Ibu-ibu Sempat Kejar Pelaku

Ketua Majelis Taklim Alya sekaligus Pengasuh Pondok Pesantren Darul Ilmi Wassuluk Gresik, KH Abdul Rouf Sirojuddin, mengajak seluruh jamaah untuk senantiasa menanamkan rasa mahabbah atau kecintaan, baik kepada Allah SWT, Rasulullah SAW, maupun kepada sesama manusia.

“Semoga orang yang memiliki rasa mahabbah akan berkumpul dengan orang yang dicintai,” tutur KH Abdul Rouf. Ia berharap peringatan Maulid Nabi ini menjadi momen berharga bagi umat Islam untuk memperkuat cinta kepada Rasulullah SAW sekaligus meneladani akhlaknya dalam kehidupan sehari-hari.

Sementara itu, hadir sebagai penceramah utama, Habib Abdullah Rifky bin Hasan Alaydrus dari Kuningan. Dalam tausiyahnya, ia menekankan pentingnya mengenang kembali perjuangan Rasulullah SAW yang tak pernah berhenti mengutamakan keselamatan umatnya.

Baca Juga: Soroti Kebiasaan Bongkar Pasang Target, Komisi II DPRD Gresik Minta Retribusi DPMPTSP Rasional

Di hadapan ribuan jamaah, Habib Abdullah Rifqy memberikan sorotan khusus terkait tantangan para orang tua dalam mendidik anak di era pesatnya perkembangan teknologi digital dan media sosial.

Ia menyoroti kebiasaan buruk memberikan telepon genggam kepada anak tanpa pengawasan, termasuk saat makan. Menurutnya, hal itu dapat merusak perilaku anak serta mengikis interaksi hangat dalam keluarga.

Tak hanya itu, ia mengimbau masyarakat agar ekstra waspada terhadap derasnya arus informasi di media sosial, terutama dengan hadirnya teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) yang rentan disalahgunakan.

Baca Juga: Terekam CCTV Masuk Lewat Jendela Dapur, Maling Gasak Laptop Hingga Uang Tunai di Perumahan Driyorejo

“Zaman AI harus cerdas bermedsos karena banyak fitnah,” tegas Habib Abdullah Rifqy.

Ia berpesan agar para orang tua membentengi anak-anak dengan pendidikan agama sejak dini, membiasakan ibadah salat, serta menanamkan sikap hormat kepada orang tua sebagai fondasi utama pembentukan karakter generasi muda.

Suasana haru menyelimuti lokasi acara ketika Habib Abdullah Rifqy mengajak seluruh jamaah memanjatkan doa bersama untuk kedua orang tua, baik yang masih hidup maupun yang telah berpulang ke Rahmatullah. Isak tangis terdengar di antara deretan jamaah yang meneteskan air mata saat mendoakan ampunan bagi orang tua mereka.

Baca Juga: Dinkes Gresik Imbau Warga Waspadai Dehidrasi dan ISPA di Tengah Cuaca Ekstrem

“Semoga orang tua kita dihapus dosa-dosanya. Amin,” pungkasnya menutup tausiyah penuh makna malam tersebut. (yud/han) 

Editor : Hany Akasah
Sumber : Radar Gresik
jemaah gresik majelis Maulid ABR