RADAR GRESIK – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Gresik memperkuat sinergi akademis dengan Universitas Negeri Surabaya (UNESA). Langkah ini diwujudkan melalui koordinasi terkait pelaksanaan program magang mahasiswa serta pengembangan kegiatan edukasi berbasis bimbingan dan konseling di lingkungan pemasyarakatan.
Koordinasi strategis tersebut berlangsung saat jajaran Rutan Gresik menerima kunjungan Dosen Pembimbing Lapangan sekaligus Koordinator Program Studi S1 Bimbingan dan Konseling UNESA, Evi Winingsih, Rabu (7/10).
Baca Juga: Beri Bekal Masa Depan, Rutan Gresik Gelar Program Kejar Paket C Bagi Warga Binaan
Kedatangan Evi disambut langsung oleh Kepala Rutan Kelas IIB Gresik, Dhimas Isdwiyono, yang didampingi Kepala Sub Seksi Pengelolaan, Ryan Wilda Faraby.
Pertemuan ini membedah berbagai potensi kerja sama jangka panjang, khususnya dalam memfasilitasi kebutuhan akademik mahasiswa sekaligus mendukung proses pembinaan karakter bagi warga binaan.
Salah satu fokus utama pembahasan adalah keberlanjutan program magang bagi mahasiswa UNESA. Lewat keterlibatan langsung di lapangan, para mahasiswa diharapkan mampu memahami secara komprehensif sistem pelayanan, pendampingan psikologis, serta tata kelola di rutan.
Baca Juga: Latih Ketelitian dan Kemandirian, Warga Binaan Rutan Gresik Sulap Beludru Jadi Songkok Berkualitas
Selain program magang, kedua pihak juga menjajaki peluang pelibatan akademisi UNESA sebagai narasumber edukatif. Pelatihan dan pendampingan yang disiapkan nantinya mencakup materi bimbingan konseling, pengembangan diri, kesehatan mental, hingga penguatan psikologis bagi petugas maupun warga binaan.
Kepala Rutan Gresik, Dhimas Isdwiyono, menegaskan keterbukaan institusinya dalam membangun kemitraan strategis dengan dunia perguruan tinggi demi menghadirkan dampak sosial yang positif.
“Rutan Gresik sangat terbuka bagi mahasiswa UNESA yang ingin melaksanakan kegiatan studi lapangan maupun agenda akademik lainnya. Kami berharap kerja sama ini membuat mahasiswa memperoleh pengalaman praktis pemasyarakatan, sekaligus menyalurkan ilmu dan kompetensi mereka untuk kemajuan bersama,” ujar Dhimas.
Baca Juga: Latih Ketelitian dan Kemandirian, Warga Binaan Rutan Gresik Sulap Beludru Jadi Songkok Berkualitas
Dhimas menambahkan, ruang kolaborasi ini ke depan akan diperluas mencakup kegiatan penelitian, pengabdian kepada masyarakat, hingga penyediaan tenaga ahli pendamping.
Melalui sinergi Rutan Gresik dan UNESA ini, diharapkan kompetensi praktis para mahasiswa dapat makin terasah, sekaligus meningkatkan mutu pelayanan pembinaan mental dan kepribadian bagi warga binaan di Rutan Kelas IIB Gresik. (yud/han)
Editor : Hany AkasahSumber : Radar Gresik