RADAR GRESIK – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Gresik, Kanwil Ditjenpas Jawa Timur, menyelenggarakan program pendidikan kesetaraan Kejar Paket C bagi para warga binaan yang belum menyelesaikan pendidikan setingkat SMA. Kegiatan pembelajaran ini digelar secara terstruktur di Aula Rutan Gresik.
Program ini menjadi bagian dari komitmen Rutan Gresik dalam memberikan pembinaan berkelanjutan sekaligus memenuhi hak dasar pendidikan warga binaan selama menjalani masa pidana.
Untuk menyukseskan program ini, Rutan Gresik menggandeng Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik melalui UPT Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) serta Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Pusat Telaah dan Informasi Regional (PATTIRO).
Baca Juga: Teknis Pilkades Serentak 2027 di Gresik Masih Mengambang, Pemkab Belum Putuskan Manual atau E-Voting
Para warga binaan mendapatkan pendampingan materi yang disesuaikan dengan kurikulum pendidikan kesetaraan nasional.
Kepala Rutan Gresik, Dhimas Isdwiyono, menegaskan bahwa pendidikan merupakan salah satu fondasi penting dalam proses pembinaan moral dan intelektual warga binaan.
“Melalui program Kejar Paket C ini, kami ingin memberikan kesempatan kepada warga binaan untuk tetap memperoleh pendidikan selama berada di Rutan. Pendidikan merupakan bekal penting untuk meningkatkan kualitas diri dan mempersiapkan mereka agar dapat kembali ke tengah masyarakat dengan lebih baik,” ujar Dhimas, Selasa (6/10).
Baca Juga: Ngamuk dan Pukul Warga di Perumahan Randuagung, ODGJ Dievakuasi Dinsos Gresik
Dhimas menjelaskan, Rutan Kelas IIB Gresik akan terus mendorong berbagai program pembinaan yang memberikan dampak positif dan berkesinambungan.
Menurutnya, sinergi dengan instansi dan pihak eksternal sangat krusial dalam memperluas kesempatan warga binaan untuk mengembangkan potensi diri.
Ia berharap program ini dapat melahirkan lulusan yang siap kembali ke tengah masyarakat dengan membawa ijazah resmi kesetaraan formal.
Baca Juga: Kejar Target PAD, Dishub Gresik Sisir Titik Parkir Baru di Kawasan Kota Baru Driyorejo
"Dengan adanya program tersebut, pembinaan di Rutan Gresik tidak hanya berfokus pada pelaksanaan masa pidana, tetapi juga membekali warga binaan dengan pengetahuan dan pendidikan sebagai persiapan untuk kembali ke masyarakat," pungkasnya. (yud/han)
Editor : Hany AkasahSumber : Radar Gresik