RADAR GRESIK – Memperingati Hari Santri Nasional (HSN) 2026, Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Cerme bersiap menggelegarkan helatan akbar bertajuk SANTRI FEST MWCNU CERME 2026.
Mengangkat tema "Santri Menginspirasi, Cerme Berkolaborasi", ajang ini dirancang sebagai panggung kebersamaan warga sekaligus momentum refleksi perjuangan para ulama, kiai, santri, dan pahlawan bangsa.
Perhelatan yang dikolaborasikan bersama Event Organizer (EO) ini akan dipusatkan di Perumahan Patra Raya Cerme, Gresik, dan berlangsung maraton selama sembilan hari mulai 17 hingga 25 Oktober 2026.
Baca Juga: Usung Tema 'Yuuuk Pulang Kampung', Reuni SMAN Gresik Angkatan 79-80-81 Berlangsung Penuh Kehangatan
Rangkaian kegiatan tidak hanya berfokus pada nuansa keagamaan semata, melainkan juga mengintegrasikan sektor sosial, pendidikan, seni budaya, olahraga rekreasi, hingga pemberdayaan ekonomi kerakyatan melalui pasar rakyat dan 60 stan UMKM lokal.
Ketua Tanfidziyah MWCNU Cerme, Ust. Harianto, M.Pd, menegaskan bahwa Santri Fest hadir bukan sekadar menyajikan kemeriahan panggung hiburan.
"Santri Fest ini bukan sekadar menghadirkan kemeriahan atau hiburan semata. Di balik setiap rangkaian kegiatan, ada pesan mendalam untuk mengingat kembali ikhtiar dan perjuangan para ulama, kiai, santri, serta pejuang kemerdekaan yang telah mewariskan Indonesia kepada kita," tegas Ust. Harianto, Senin (5/10/2026).
Baca Juga: Buntut Rekomendasi MUI dan Pelanggaran, Pembuat Makam Joko Umbaran di Cerme Dikabarkan Menghilang
Ia mengajak seluruh warga untuk meramaikan Hari Santri dengan kegiatan substantif yang menebar kemaslahatan publik.
"Mari kita rayakan Hari Santri dengan penuh syukur. Kita ramaikan kegiatannya, kita hidupkan masjid dan musala, dukung pendidikan anak-anak, gerakkan ekonomi masyarakat, dan yang paling utama, kita jaga erat tali persaudaraan," imbuhnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Santri Fest yang juga Ketua MWC LP Ma'arif NU Cerme, Ust. Khoiruddin, S.Pd, menjelaskan bahwa perhelatan ini telah diawali dengan pra-acara berupa Diklatsar PAC GP Ansor Cerme (2–4 Oktober), serta akan disusul Pelatihan Jurnalistik & Penulisan Buku LTN NU Cerme dan Konferancab V PAC IPNU-IPPNU pada 10 Oktober.
Baca Juga: Diduga Mesin Overheat dan Gigi Macet, Mobil Minibus Ludes Terbakar di Jalan Raya Cerme Lor
Adapun jadwal Kick-Off/Opening akan ditandai pada Sabtu, 17 Oktober 2026 pukul 18.00 WIB.
"Kami ingin Santri Fest ini menjadi milik bersama. Bukan hanya milik panitia atau MWCNU, tetapi menjadi ruang bersama bagi seluruh warga Cerme untuk bersilaturahmi, berkreasi, dan memperingati Hari Santri dengan penuh sukacita," terang Ust. Khoiruddin.
Rangkaian acara dipastikan berlangsung padat dan semarak, meliputi:
-
17 Oktober: Lomba Kaligrafi Lesbumi, Samroh & Paduan Suara Muslimat NU, Revitalisasi Ishari, serta Layanan Pendampingan Sertifikat Halal, Wakaf, & Data Online Digdaya (hingga 25 Oktober).
-
18 Oktober: Ansor Bersholawat, Tes Jurit Warga Pagar Nusa Cerme, serta Santunan Anak Yatim.
-
19–20 Oktober: Lomba Futsal Cup.
-
21 Oktober: Lomba Voli Mix Guru MI se-Kecamatan Cerme.
-
22 Oktober (Puncak HSN): Upacara Bendera HSN 2026 pukul 06.00 WIB di Lapangan Patra Raya, dilanjutkan Gerakan Bersih Masjid/Musala dan Doa Bersama HSN serentak se-Kecamatan Cerme.
-
23–25 Oktober: Lomba Cerdas Cermat Fatayat NU (23 Okt), Lomba Banjari Tingkat MI (24 Okt), hingga Istighotsah Akbar, Pelantikan PAC IPNU-IPPNU, dan Penutupan (Closing) pada Ahad, 25 Oktober 2026.
Baca Juga: Teror Ular Kobra di Pemukiman Duduksampeyan, Tim Damkar Gresik Turun Tangan Malam Hari
Lengkapnya variasi kegiatan mendapat apresiasi positif dari kalangan badan otonom. Anggota Banser Cerme, Abdul Ghofur, menyebut perhelatan ini membuat masyarakat tidak sekadar menjadi penonton pasif.
"Santri Fest ini sangat menarik karena kegiatannya lengkap dari keagamaan, olahraga, sosial, hingga UMKM. Jadi warga bisa ikut berpartisipasi langsung," ucap Ghofur.
Dari sisi legalitas dan keamanan, kepolisian sektor setempat telah menerbitkan Surat Izin Keramaian Polsek Cerme. Kegiatan ini juga mengantongi sertifikat koordinasi dan dukungan dari pengembang Perumahan Patra Raya, Patra Wahid Cerme, BPBD Kabupaten Gresik, serta Dinas Cipta Karya, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DCKPKP) Kabupaten Gresik. (han)
Editor : Hany AkasahSumber : Radar Gresik