Perluas Pembinaan Keagamaan Hingga Desa, MUI Kecamatan Gresik Cetak Kader Muda Penggerak Umat

Fajar Yuliyanto • Dipublikasikan Sabtu, 3 Oktober 2026 | 18:14 WIB
SINERGI : MUI Gresik saat rapat bersama Forkopimcam Kecamatan Gresik. (Foto : Fajar/Radar Gresik)
SINERGI : MUI Gresik saat rapat bersama Forkopimcam Kecamatan Gresik. (Foto : Fajar/Radar Gresik)

RADAR GRESIK – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Gresik terus memperkokoh perannya dalam membina kehidupan keagamaan masyarakat.

Tak sekadar menjalankan dakwah rutin, MUI Kecamatan Gresik kini tengah mematangkan program pengkaderan generasi muda untuk diterjunkan langsung sebagai penggerak kegiatan keagamaan di tiap desa dan kelurahan.

Rencana strategis tersebut dipaparkan langsung oleh Ketua MUI Kecamatan Gresik, Ustadz Najmul Ilmi, saat menghadiri Konferensi Dinas Lurah/Kepala Desa bersama Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Gresik yang berlangsung di Pendopo Desa Sidorukun, Gresik.

Baca Juga: Dinilai Tak Berdasar Sejarah, MUI Gresik Rekomendasikan Pembongkaran Makam Joko Umbaran

Agenda rutin tersebut dihadiri Camat Gresik, Kapolsek, Danramil, jajaran lurah dan kepala desa se-Kecamatan Gresik, tim Puskesmas, serta jajaran pemangku kepentingan tingkat kecamatan.

Dalam pemaparannya, Ustadz Najmul Ilmi menjelaskan rekam jejak program yang telah berjalan, seperti rangkaian safari dakwah Ramadan berupa kultum menjelang berbuka puasa hingga pengajian bergilir dari masjid ke mushala, serta sinergi bersama lembaga pendidikan.

"Kami juga telah bekerja sama secara intensif dengan sekolah-sekolah di wilayah Gresik untuk memberikan edukasi serta pemahaman ajaran Islam yang moderat bagi para siswa," ujar Ustadz Najmul Ilmi, Sabtu (3/10/2026).

Baca Juga: Lewat Program Layar Hikmah di Gressmall, MUI Gresik Ajak Generasi Muda Belajar dari Film Pendek

Ustadz Najmul menegaskan, fokus utama MUI Kecamatan Gresik saat ini adalah membentuk kader-kader muda yang responsif dan siap diterjunkan memimpin kegiatan keumatan di lapangan. Untuk mewujudkan hal tersebut, ia secara khusus meminta dukungan aktif dari para kepala desa dan lurah.

"Kami mohon kerja sama dan dukungannya dari Bapak dan Ibu Kepala Desa maupun Lurah. Kader-kader muda MUI Kecamatan Gresik ini nantinya mohon diberikan ruang dan kesempatan untuk memberikan pengarahan serta pembinaan keagamaan kepada warga," pintanya.

Selain memaparkan program pengkaderan, Najmul juga membagikan kabar gembira terkait keberadaan kantor sekretariat baru MUI Kecamatan Gresik yang berlokasi di Jalan dr. Soetomo, Kota Gresik.

Baca Juga: Sinergi Kian Solid, Petrokimia Gresik dan MUI Gresik Garap Pemberdayaan Ekonomi Hingga Konseling

"Alhamdulillah, MUI Kecamatan Gresik kini sudah memiliki kantor sendiri. Demi kelancaran operasional dan program-program keumatan, kami sangat terbuka apabila Bapak/Ibu Kades dan Lurah berkenan memberikan dukungan demi mengawal pembinaan umat beragama di Kecamatan Gresik," imbuhnya.

Guna memastikan efektivitas program di lapangan, MUI Kecamatan Gresik akan menyusun nota kesepahaman (MoU) dan mekanisme kerja sama resmi dengan seluruh pemerintah desa dan kelurahan. Langkah ini penting agar jadwal pembinaan keagamaan terstruktur rapi dan tidak bertabrakan dengan agenda lokal.

Ke depan, MUI akan melakukan penjadwalan ulang safari dakwah di masjid dan mushala dengan melibatkan unsur pemuda (sinoman) serta kader penggerak yang telah dilatih.

Baca Juga: Cetak Talenta Unggul Hadapi AI, UISI Lantik 346 Lulusan dengan Sepuluh Kompetensi Utama Masa Depan

"Alur koordinasinya nanti dimulai dari kelurahan atau pemerintah desa, kemudian diteruskan ke takmir masjid dan mushala. Dengan pola ini, seluruh kegiatan keagamaan di tingkat bawah dapat berjalan lebih terkoordinasi, terukur, dan terarah," pukasnya. (jar/han) 

Editor : Hany Akasah
Sumber : Radar Gresik
kelurahan gresik Desa MUI keagamaan