Cegah Penularan HIV hingga TBC, Rutan Gresik dan Tim MagangHub Beri Edukasi Kesehatan

Yudhi Dwi Anggoro • Dipublikasikan Jumat, 2 Oktober 2026 | 08:47 WIB
EDUKASI : Peserta MagangHub, dan Tim Klinik Pratama Rutan Kelas IIB Gresik saat memberikan edukasi cegah penyakit menular dan berikan pelayanan kesehatan kepada warga binaan. (Foto : Ist/Radar Gresik)
EDUKASI : Peserta MagangHub, dan Tim Klinik Pratama Rutan Kelas IIB Gresik saat memberikan edukasi cegah penyakit menular dan berikan pelayanan kesehatan kepada warga binaan. (Foto : Ist/Radar Gresik)

RADAR GRESIK – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Gresik terus memperketat pengawasan dan pemeliharaan kesehatan bagi para warga binaan.

Melalui kolaborasi antara peserta program MagangHub dan Tim Klinik Pratama Rutan Gresik, jajaran Rutan menggelar edukasi pencegahan penyakit menular bagi para tahanan baru, Rabu (30/9/2026).

Kegiatan edukasi interaktif tersebut dirancang untuk meningkatkan pemahaman serta kewaspadaan para penghuni baru terhadap berbagai potensi penyakit menular yang rawan menyebar di lingkungan hunian padat, seperti HIV/AIDS, Tuberkulosis (TBC), scabies (gatal kulit), hingga hepatitis.

Baca Juga: Deteksi Dini Gangguan Kamtib, Petugas Rutan Gresik Rutin Sisir Blok Hunian dan Cek Kelayakan Teralis

Para peserta mendapatkan pemaparan mendalam mengenai pola penularan virus dan bakteri, kenali gejala awal yang patut diwaspadai, hingga langkah-langkah penanganan medis secara tepat.

Tak hanya itu, tahanan baru diimbau untuk konsisten menerapkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS), menjaga kebersihan kamar hunian, serta tidak saling bertukar barang pribadi seperti pakaian, handuk, atau alat cukur.

Karutan Kelas IIB Gresik, Dhimas Isdwiyono, menegaskan bahwa pemberian edukasi dan penapisan (screening) kesehatan merupakan bagian dari hak pelayanan dasar yang wajib diterima setiap tahanan saat pertama kali masuk Rutan.

Baca Juga: Pastikan Keamanan Sel dan Larang Bullying, Wakapolres Gresik Cek Langsung Rutan Sat Tahti

"Pencegahan penyakit menular di dalam Rutan tidak bisa hanya mengandalkan petugas kesehatan semata. Hal ini membutuhkan kesadaran, kepedulian, dan peran aktif seluruh warga binaan tanpa terkecuali," tegas Dhimas Isdwiyono, Kamis (1/10/2026).

Dhimas berharap melalui sosialisasi dan edukasi berkala ini, para tahanan baru dapat lebih peka terhadap kondisi kesehatan fisik masing-masing. Apabila merasakan gejala sakit, warga binaan diminta untuk tidak ragu melaporkan diri secara cepat kepada petugas klinik Rutan.

Lebih lanjut, pihak Rutan Kelas IIB Gresik berkomitmen memperkuat sinergisitas lintas sektor, termasuk mengoptimalkan peran akademisi dan peserta MagangHub bersama Tim Klinik Pratama Rutan Gresik dalam menghadirkan inovasi pelayanan kesehatan publik.

Baca Juga: Bekali Kemandirian Warga Binaan Perempuan, Rutan Gresik Gelar Pelatihan Keterampilan Merajut

"Langkah preventif ini akan terus kita jalankan secara berkelanjutan demi menciptakan lingkungan Rutan Gresik yang bersih, sehat, higienis, dan kondusif bagi seluruh warga binaan," pukasnya. (yud/han) 

Editor : Hany Akasah
Sumber : Radar Gresik
maganghub kesehatan Rutan gresik klinik