Perkokoh Sinergi Ulama dan Umara, Polres Gresik Ikuti Ngaji Kebangsaan Kapolri Bersama Gus Baha

Yudhi Dwi Anggoro • Dipublikasikan Selasa, 29 September 2026 | 11:33 WIB
NGAJI KEBANGSAAN : Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution beserta jajaranya saat mengikuti Ngaji Kebangsaan melalui zoom onlaine Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo bersama KH Ahmad Bahauddin Nursalim atau Gus Baha. (Foto : Ist/Radar Gresik)
NGAJI KEBANGSAAN : Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution beserta jajaranya saat mengikuti Ngaji Kebangsaan melalui zoom onlaine Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo bersama KH Ahmad Bahauddin Nursalim atau Gus Baha. (Foto : Ist/Radar Gresik)

RADAR GRESIK – Pentingnya memperkuat kolaborasi dan sinergi antara ulama dan umara (pemerintah/aparat) dalam merawat persatuan serta menopang pembangunan bangsa kembali ditegaskan oleh Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri), Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.

Pesan kebangsaan tersebut disampaikan Kapolri saat menghadiri agenda Ngaji Kebangsaan bersama ulama kharismatik KH Ahmad Bahauddin Nursalim atau yang akrab disapa Gus Baha di Kabupaten Rembang, Jawa Tengah.

Rangkaian kegiatan bernuansa spiritual dan kebangsaan ini turut disimak secara daring (zoom online) oleh jajaran kepolisian di daerah, termasuk Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution beserta jajarannya dari Mapolres Gresik.

Baca Juga: Hearing DPRD Gresik Deadlock, Warga Gulomantung Kekeh Tolak Pabrik Peleburan Aluminium

Dalam arahannya, Kapolri menggarisbawahi bahwa kebersamaan antara pilar agama dan pemerintah merupakan akar sejarah yang kokoh dalam perjalanan Republik Indonesia, mulai dari era perjuangan fisik merebut kemerdekaan hingga mengisi pembangunan nasional.

"Umara dan ulama memiliki sejarah panjang perjuangan bersama dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan. Saat ini, kita memikul tanggung jawab bersama untuk melanjutkan cita-cita tersebut dengan membangun bangsa," ujar Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.

Kapolri menilai, wejangan, nasihat spiritual, serta doa dari para ulama senantiasa menjadi pemandu moral bagi masyarakat dan penyelenggara negara.

Baca Juga: Perkuat Gizi Ibu dan Anak, Babinsa Koramil Kota dan Kader Kesehatan Kroman Bagikan Makanan Bergizi

Di sisi lain, jajaran kepolisian bertugas menjamin stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) serta menghadirkan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan publik secara prima demi terciptanya iklim pembangunan yang kondusif.

"Mari umara dan ulama terus bergandengan tangan untuk menjaga persatuan, merawat keutuhan NKRI, serta mewujudkan masyarakat yang adil dan makmur," ajaknya.

Pesan mendalam dari Ngaji Kebangsaan tersebut direspon positif oleh Kapolres Gresik, AKBP Ramadhan Nasution. Menurutnya, arahan Kapolri dan tausiyah penuh hikmah dari Gus Baha menjadi fondasi moral yang sangat berharga bagi seluruh personel Polres Gresik dalam menjalankan tugas-tugas kepolisian di lapangan.

Baca Juga: Dorong Produk Lokal Tembus Pasar Arab, Kemenhaj Gresik Pacu UMKM Masuk Ekosistem Haji dan Umrah

"Kami di jajaran Polres Gresik siap meneladani pesan penuh hikmah yang disampaikan Gus Baha dan Bapak Kapolri untuk memperkokoh nilai moralitas, integritas, serta keikhlasan dalam mengabdi. Ini menjadi pecut semangat bagi kami untuk senantiasa hadir memberikan pelayanan yang humanis, responsif, dan tulus bagi seluruh lapisan masyarakat Kabupaten Gresik," tegas AKBP Ramadhan Nasution. (yud/han) 

Editor : Hany Akasah
Sumber : Radar Gresik
kepolisian gresik ulama polres