Majelis Fatimah Zahra Fatayat NU Gending Gresik Jadi Ruang Belajar dan Bertumbuh 

Hany Akasah • Dipublikasikan Senin, 28 September 2026 | 09:16 WIB
BERTUMBUH: Launching Majelis Fatimah Zahra PR Fatayat NU Gending dalam rangka pemberdayaan perempuan di Kebomas. (Foto : Hany/Radar Gresik)
BERTUMBUH: Launching Majelis Fatimah Zahra PR Fatayat NU Gending dalam rangka pemberdayaan perempuan di Kebomas. (Foto : Hany/Radar Gresik)

RADAR GRESIK  – Pimpinan Ranting (PR) Fatayat NU Gending, Kecamatan Kebomas, memperluas ruang pembelajaran dan pemberdayaan perempuan melalui Majelis Taklim Fatimah Zahra.

Majelis taklim tersebut resmi diluncurkan bertepatan dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, di Kantor Ranting NU Gending, kemarin. 

Mengusung tema “Perempuan Berdaya, Masyarakat Sejahtera: Peran Aktif Fatayat NU Gending dalam Pengembangan Spiritual dan Sosial”, kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat peran perempuan, tidak hanya dalam aspek keagamaan, tetapi juga dalam kehidupan sosial kemasyarakatan.

Baca Juga: Turnamen Domino Piala Panglima TNI di Gresik Sedot 81 Tim, Jadi Wadah Cari Atlet Porprov Jatim 2027

Peringatan Maulid Nabi berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan dan diwarnai lantunan shalawat.

Kegiatan tersebut dihadiri sahabat-sahabat Fatayat NU, ibu-ibu Muslimat NU, Pengurus MWCNU Kebomas, Pengurus Ranting NU Gending, GP Ansor-Banser, Lazisnu, ibu-ibu Kebun Pemulihan Gending, serta masyarakat sekitar.

Ketua MWCNU Kebomas, KH Muchsin Munhamir, menegaskan pentingnya peran perempuan NU dalam menjaga keberlanjutan nilai-nilai Nahdlatul Ulama sekaligus membentuk generasi penerus.

Baca Juga: Turnamen Domino Piala Panglima TNI di Gresik Sedot 81 Tim, Jadi Wadah Cari Atlet Porprov Jatim 2027

“Di tangan perempuan NU inilah generasi Nahdlatul Ulama bisa kuat,” ujar KH Muchsin Munhamir.

Sementara itu, Ketua PR Fatayat NU Gending, Sahabat Najikha, mengatakan kehadiran Majelis Taklim Fatimah Zahra merupakan bagian dari upaya melanjutkan estafet perjuangan perempuan NU melalui ruang pembelajaran dan penguatan keagamaan.

Menurutnya, majelis taklim tersebut diharapkan menjadi rujukan pengetahuan Islam bagi perempuan sekaligus ruang untuk membangun kapasitas dan kepedulian sosial.

“Estafet perjuangan melalui Majelis Taklim Fatimah Zahra sekaligus menjadi sarana rujukan pengetahuan Islam bagi perempuan,” ungkap Najikha.

Baca Juga: Gudang Valet di Sidomoro Kebomas Terbakar Dini Hari, Damkar Gresik Gerak Cepat

Wakil Sekretaris PC Fatayat NU Gresik Umi Hanik berharap keberadaan majelis taklim tersebut tidak berhenti sebagai ruang memperdalam ilmu agama. Lebih jauh, Fatimah Zahra diharapkan menjadi ruang belajar bagi perempuan untuk terus berkembang dan memiliki kapasitas dalam kehidupan bermasyarakat.

“Dengan adanya Majelis Taklim Fatimah Zahra ini, kami berharap hadir ruang ngaji sekaligus ruang belajar bagi perempuan untuk terus bertumbuh,” tutur Siti Umi Hanik.

Menurutnya, penguatan spiritual perlu berjalan beriringan dengan peningkatan kapasitas perempuan. Dengan demikian, perempuan tidak hanya memperoleh pengetahuan keagamaan, tetapi juga terdorong untuk berkontribusi dalam menyelesaikan persoalan sosial di lingkungannya.

Baca Juga: GRIB Jaya Gresik Gelar Konsolidasi Akbar, Komitmen Bantu Masyarakat Bawah dan Jadi Mitra Pemerintah

Launching Majelis Taklim Fatimah Zahra menjadi langkah awal PR Fatayat NU Gending dalam memperkuat peran perempuan di tingkat ranting.

Majelis tersebut diarahkan menjadi ruang penguatan spiritual, peningkatan kapasitas, sekaligus menumbuhkan kepedulian sosial perempuan.

“Dalam pelaksanaannya, PR Fatayat NU Gending juga berkolaborasi dengan ibu-ibu Kebun Pemulihan Gending. Kolaborasi tersebut menjadi bagian dari gerakan bersama dalam Ruang Bersama Indonesia (RBI) untuk membangun ruang kebersamaan, pembelajaran, dan pemberdayaan perempuan di tingkat komunitas,” kata Hanik. (jar/han)

Editor : Hany Akasah
Sumber : Radar Gresik
majelis taklim gending MWC NU fatayat gresik