Kebomas – Organisasi Kemasyarakatan Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya Kabupaten Gresik menggelar kegiatan kopdar sekaligus konsolidasi akbar sebagai bagian dari penguatan organisasi dan silaturahmi antaranggota di Kabupaten Gresik.
Mengusung tema “Tidak Harus Sedarah, Untuk Menjadi Saudara”, kegiatan tersebut menjadi momentum penting bagi GRIB Jaya Gresik untuk memperkuat soliditas organisasi sekaligus memperkenalkan keberadaan struktur organisasi hingga tingkat kecamatan.
Ketua GRIB Jaya Kabupaten Gresik, H.M. Romadhon, mengatakan antusiasme masyarakat untuk bergabung bersama GRIB Jaya di Kabupaten Gresik terus menunjukkan perkembangan positif. Saat ini, jumlah anggota yang telah tergabung mencapai sekitar 1.000 orang, sementara jumlah pendaftar tercatat sekitar 2.000 orang.
“Alhamdulillah, perkembangan GRIB Jaya di Gresik cukup luar biasa. Hal ini menunjukkan adanya kepercayaan dan antusiasme masyarakat terhadap keberadaan organisasi,” ujar Romadhon.
Menurutnya, secara kelembagaan GRIB Jaya saat ini telah membentuk kepengurusan di 18 kecamatan di Kabupaten Gresik. Dalam kegiatan konsolidasi tersebut, sebanyak 9 Pimpinan Anak Cabang (PAC) turut menerima penyerahan Surat Keputusan (SK) sebagai bagian dari penguatan struktur organisasi di tingkat wilayah.
“Pembentukan PAC ini bukan sekadar persoalan struktur organisasi. Kami ingin memastikan GRIB Jaya hadir dan dekat dengan masyarakat. Karena itu, PAC harus menjadi ujung tombak organisasi di lingkungan masing-masing,” katanya.
Kegiatan tersebut juga diisi dengan santunan kepada anak yatim sebagai bentuk kepedulian sosial GRIB Jaya terhadap masyarakat. Bagi organisasi, keberadaan ormas tidak hanya berkaitan dengan konsolidasi internal, tetapi juga harus memberikan manfaat secara langsung bagi lingkungan sekitar.
Romadhon menegaskan, GRIB Jaya Gresik ingin mengambil peran sebagai mitra masyarakat sekaligus membantu mengawal kebijakan pemerintah agar dapat berjalan dan dirasakan manfaatnya hingga tingkat daerah.
Ia menambahkan, GRIB Jaya juga berkomitmen memberikan ruang bagi masyarakat yang membutuhkan pendampingan, termasuk dalam persoalan hukum. Masyarakat yang membutuhkan bantuan dapat berkoordinasi dengan PAC GRIB Jaya yang berada di lingkungan masing-masing.
“Kalau masyarakat membutuhkan bantuan atau pendampingan hukum, silakan berkoordinasi dengan PAC GRIB Jaya terdekat. Kami akan membantu mengarahkan dan mengupayakan pendampingan sesuai mekanisme serta ketentuan hukum yang berlaku,” jelas Romadhon.
Menurutnya, penguatan PAC di 18 kecamatan diharapkan membuat organisasi semakin mudah dijangkau masyarakat. Keberadaan struktur di tingkat kecamatan juga dinilai penting untuk membangun komunikasi dua arah antara masyarakat, organisasi, dan pemangku kebijakan.
Kopdar dan konsolidasi akbar ini menjadi kegiatan besar pertama GRIB Jaya Gresik yang mempertemukan jajaran pengurus dan anggota dari berbagai wilayah. Momentum tersebut sekaligus menjadi langkah awal untuk menyatukan visi organisasi dalam menjalankan program-program ke depan.
“Kami ingin GRIB Jaya Gresik semakin solid, tertib, dan bermanfaat. Tema Berani karena Benar bukan hanya slogan, tetapi menjadi semangat bagi seluruh anggota untuk berani menyampaikan kebenaran, membela kepentingan masyarakat, dan tetap berada dalam koridor hukum,” pungkas H.M. Romadhon.
Editor : Cak Fir