RADAR GRESIK – Upaya mempercepat masa tanam padi terus dilakukan untuk menjaga produktivitas pertanian sekaligus memperkuat ketahanan pangan. Salah satunya melalui Gerakan Percepatan Tanam Padi Serentak se-Jawa Timur yang digelar di area persawahan Desa Bangeran, Kecamatan Dukun, Kabupaten Gresik.
Kegiatan tersebut melibatkan petani, unsur pemerintah, TNI, penyuluh pertanian, serta pendamping pertanian.
Mereka turun langsung ke lahan untuk melakukan penanaman bibit padi secara bersama-sama sebagai bagian dari upaya mempercepat musim tanam.
Baca Juga: KUA Gresik Ajukan Hibah Mobil Operasional, DPRD Kaji Aturan dan Urgensi Pengadaan
Suasana gotong royong terlihat di tengah hamparan sawah Desa Bangeran. Gerakan tanam serentak ini diharapkan dapat menjaga kesinambungan produksi pertanian sekaligus mendukung program swasembada pangan.
Perwakilan Dinas Pertanian Kabupaten Gresik, Alfiah, menyampaikan apresiasi terhadap antusiasme para petani dalam mengikuti kegiatan tersebut. Menurutnya, gerakan tanam serentak menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah dan petani.
“Gerakan tersebut sekaligus menjadi momentum memperkuat kolaborasi antara pemerintah dan petani dalam mendorong peningkatan produksi pertanian,” katanya.
Baca Juga: Kemarau Panjang, Trantib Balongpanggang Gresik Turun Tangan Salurkan Bantuan Air Bersih
Selain turun langsung ke lahan, para petani juga mendapatkan penyuluhan dan pendampingan terkait pengelolaan pertanian. Pendampingan tersebut dinilai penting agar percepatan tanam tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi berlanjut hingga proses budidaya dan masa panen.
Petani tetap membutuhkan dukungan teknis untuk memastikan proses penanaman, pemeliharaan, hingga pengendalian hama berjalan secara efektif.
Sementara itu, Babinsa Koramil 0817/16 Dukun Serda Syarif turut terjun langsung mendampingi para petani. Ia mengatakan, keterlibatan Babinsa dalam sektor pertanian merupakan bagian dari upaya mendukung masyarakat sekaligus memperkuat komunikasi dengan petani di wilayah binaan.
Baca Juga: KUA Gresik Ajukan Hibah Mobil Operasional, DPRD Kaji Aturan dan Urgensi Pengadaan
“Kami siap mendukung dan mendampingi para petani dalam setiap kegiatan yang berkaitan dengan ketahanan pangan. Harapannya, gerakan tanam serentak ini dapat berjalan optimal dan memberikan dampak positif terhadap peningkatan hasil pertanian serta kesejahteraan petani,” ucapnya.
Menurutnya, sinergi antara TNI, pemerintah daerah, penyuluh pertanian, dan kelompok tani menjadi unsur penting dalam menjalankan berbagai program pertanian.
Kehadiran Babinsa di tengah petani diharapkan tidak hanya memberikan motivasi, tetapi juga mempererat komunikasi dan semangat gotong royong antara aparat dengan masyarakat.
Baca Juga: Nila Yani Dorong Regulasi Vendor Lokal, UMKM dan IKM Ditarget Masuk Rantai Pasok Industri
Gerakan Percepatan Tanam Padi Serentak di Desa Bangeran menjadi salah satu langkah untuk menjaga ritme produksi pertanian di Kecamatan Dukun.
Melalui percepatan masa tanam, pendampingan berkelanjutan, dan kolaborasi lintas sektor, produktivitas pertanian diharapkan terus meningkat sehingga turut menopang ketahanan pangan.
“Dengan tanam lebih cepat, pendampingan yang berkelanjutan, serta kolaborasi lintas sektor, sektor pertanian di Kecamatan Dukun diharapkan semakin produktif dan mampu ikut menopang ketahanan pangan,” pungkasnya. (jar/han)
Editor : Hany AkasahSumber : Radar Gresik