Bencana Longsor Tutup Jalan Desa di Sangkapura, Babinsa dan Warga Patarselamat Bahu-Membahu Bersihkan Material

Fajar Yuliyanto • Dipublikasikan Minggu, 16 Agustus 2026 | 15:29 WIB
BERSIHKAN : Babinsa Sangkapura bersama warga gotong royong bersihkan jalan tertimbun longsor. (Foto : Ist/Radar Gresik)
BERSIHKAN : Babinsa Sangkapura bersama warga gotong royong bersihkan jalan tertimbun longsor. (Foto : Ist/Radar Gresik)

RADAR GRESIK – Semangat gotong royong dan kemanunggalan antara jajaran TNI AD dan masyarakat kembali ditunjukkan di kawasan Pulau Bawean, Kabupaten Gresik. Babinsa Desa Patarselamat Koramil 0817/17 Sangkapura, Sertu Ach Junaidi, bersama warga setempat menggelar aksi Bakti TNI membersihkan material tanah longsor yang menutup badan jalan desa di Dusun Kuduk-Kuduk, Desa Patarselamat, Kecamatan Sangkapura.

Kegiatan kerja bakti tersebut berlangsung sejak pagi hari. Menggunakan peralatan sederhana seperti cangkul dan sekop, Babinsa bersama puluhan warga bahu-membahu menyingkirkan akumulasi tanah serta rontokan tebing yang memutus akses mobilitas warga desa.

Babinsa Desa Patarselamat, Sertu Ach Junaidi, menjelaskan bahwa tindakan cepat ini merupakan bagian dari tugas pokok pembinaan kewilayahan untuk memastikan keselamatan dan kelancaran sarana umum masyarakat.

Baca Juga: Dorong UMKM Tetap Tumbuh dan Bergeliat, Babinsa Driyorejo Gresik Sambangi Pelaku Usaha Material di Desa Cangkir

"Gotong royong ini merupakan bentuk kepedulian dan kebersamaan TNI dengan masyarakat. Dengan bekerja bersama, pekerjaan yang berat menjadi jauh lebih ringan sehingga akses jalan yang tertutup tanah longsor dapat segera dilalui kembali oleh warga," ujar Sertu Ach Junaidi.

Selain membersihkan tanah longsoran, momentum ini juga dimanfaatkan Sertu Ach Junaidi untuk mengimbau masyarakat agar selalu meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana alam susulan.

Ia mengingatkan bahwa kondisi geografis sebagian wilayah Kecamatan Sangkapura yang berbukit dan berlereng cukup curam memiliki tingkat kerawanan tinggi terhadap pergerakan tanah, terutama saat cuaca ekstrem.

Baca Juga: Perkuat Ekonomi Desa, Babinsa di Gresik Dampingi Peternak Kambing hingga Pelaku UMKM Mebel

Kehadiran aparat teritorial di tengah musibah ini tak hanya memulihkan konektivitas antardusun, tetapi juga mempererat jalinan komunikasi sosial dan rasa persaudaraan antara aparat kewilayahan dengan warga binaan.

Melalui sinergi ini, Koramil 0817/17 Sangkapura menegaskan komitmennya untuk terus hadir menjadi solusi di tengah kesulitan masyarakat, sekaligus menjaga kondusivitas serta keamanan wilayah pedalaman Pulau Bawean. (jar/han)

Editor : Hany Akasah
Sumber : Radar Gresik
Sangkapura gresik Babinsa Koramil BAWEAN