Seremonial pembukaan diikuti oleh jajaran petugas Rutan Gresik, mahasiswa magang, peserta Maganghub, hingga para warga binaan pemasyarakatan (WBP).
Baca Juga: Penuhi Hak Pendidikan Warga Binaan, Rutan Gresik Gandeng Dispendik dan PATTIRO Buka Program Paket C
Kepala Rutan Kelas IIB Gresik, Eko Widiatmoko, bersama jajaran pejabat struktural secara simbolis menyerahkan peralatan olahraga kepada perwakilan petugas dan warga binaan. Pembukaan kian semarak dengan prosesi pelepasan burung merpati ke udara sebagai simbol persatuan, harapan, dan keharmonisan di lingkungan pemasyarakatan.
Karutan Gresik Eko Widiatmoko menyampaikan bahwa agenda tahunan ini dirancang bukan sekadar ajang unjuk kebolehan, melainkan sarana mempererat silaturahmi serta menciptakan iklim hunian yang kondusif.
"Pekan olahraga ini bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga sarana untuk mempererat kebersamaan, meningkatkan sinergi, serta menumbuhkan semangat sportivitas di lingkungan Rutan Kelas IIB Gresik. Melalui kegiatan ini, kita perkuat rasa persatuan dalam bingkai Hari Kemerdekaan Republik Indonesia,” ujar Eko.
Baca Juga: Cegah Demam Berdarah, Taruna Poltekimipas Gelar Edukasi dan Fogging di Rutan Kelas IIB Gresik
Ia juga berpesan agar seluruh peserta menjaga nilai-nilai kejujuran dan saling menghargai selama rangkaian pertandingan berlangsung.
“Menang dan kalah merupakan bagian dari sebuah pertandingan. Namun, yang paling utama adalah bagaimana kita dapat membangun kebersamaan dan menciptakan lingkungan Rutan yang harmonis,” jelasnya.
Menurut Eko, ajang olahraga dan seni ini menjadi instrumen pembinaan kepribadian yang efektif bagi warga binaan. Melalui wadah ini, mereka dapat menyalurkan bakat, menjaga kebugaran fisik, sekaligus melatih kedisiplinan dan kerja sama tim.
Baca Juga: Cegah Demam Berdarah, Taruna Poltekimipas Gelar Edukasi dan Fogging di Rutan Kelas IIB Gresik
"Kami berkomitmen menjadikan peringatan kemerdekaan bukan sekadar seremoni, tetapi juga sebagai momentum memperkuat kebersamaan dan mendukung proses pembinaan serta reintegrasi sosial warga binaan," pungkasnya. (yud/han)
Editor : Hany AkasahSumber : Radar Gresik