RADAR GRESIK – Polsek Gresik Kota kian mengintensifkan upaya pencegahan tindak kriminalitas dan kecelakaan lalu lintas di wilayah hukumnya. Langkah preventif ini diwujudkan melalui kombinasi patroli dialogis, sosialisasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), serta pemasangan spanduk imbauan di sejumlah titik rawan di wilayah Kecamatan Gresik.
Agenda yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Gresik Kota, AKP Muhamad Kevin Ramadhan, merupakan tindak lanjut operasional dari arahan Kapolres Gresik, AKBP Ramadhan Nasution, guna memperkuat stabilitas kamtibmas di seluruh wilayah Kabupaten Gresik.
Baca Juga: Respons Cepat Satlantas Polres Gresik, Antarkan Siswa SD yang Tersesat Pulang ke Rumah
Dalam pelaksanaannya, personel Polsek Gresik Kota menyambangi Kantor Desa Sidorukun untuk berdialog langsung dengan Kepala Desa Djuli Aspug Eko Putrawan beserta jajaran perangkat desa.
Korps Bhayangkara mengajak pemerintah desa dan warga setempat untuk melipatgandakan kewaspadaan terhadap potensi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) sekaligus memperketat kepatuhan berlalu lintas.
Kapolsek Gresik Kota, AKP Muhamad Kevin Ramadhan, menegaskan bahwa sosialisasi ini menjadi instrumen penting untuk menekan angka kejahatan sekaligus membangun kesadaran kolektif dalam menjaga keselamatan di jalan raya.
"Pencegahan harus dimulai dari kesadaran masyarakat itu sendiri. Kami mengimbau warga untuk selalu menggunakan kunci ganda saat memarkir kendaraan, memilih lokasi parkir yang aman dan terang, serta tidak meninggalkan kunci yang masih menempel pada kendaraan agar terhindar dari sasaran pencurian," ujar AKP Kevin, Kamis (16/7).
Tidak hanya fokus pada ranah curanmor, Kevin juga menyoroti aspek keselamatan berkendara. Pengguna jalan diimbau keras untuk selalu mengenakan helm berstandar SNI, mematuhi rambu-rambu lalu lintas, menghindari penggunaan ponsel saat berkendara, serta memelihara kedisiplinan di jalan demi menekan fatalitas kecelakaan.
Ia memastikan, skema patroli dialogis, edukasi kamtibmas, dan pemasangan spanduk peringatan ini tidak berhenti di Desa Sidorukun saja, melainkan akan disebar secara merata ke seluruh desa dan kelurahan di wilayah hukum Polsek Gresik Kota.
Baca Juga: Kasus SK ASN Palsu, ASN DPMD Gresik Resmi Ditahan Polres Gresik
Respons positif datang dari Kepala Desa Sidorukun, Djuli Aspug Eko Putrawan. Pihaknya mengapresiasi langkah jemput bola yang diinisiasi oleh Polsek Gresik Kota karena dinilai efektif dalam memantik kepedulian warga terhadap keamanan lingkungan.
"Kegiatan ini sangat positif. Selain mengingatkan warga agar lebih waspada terhadap curanmor, ini juga menumbuhkan kesadaran pentingnya tertib berlalu lintas. Kami siap mendukung penuh dan mengajak seluruh warga Desa Sidorukun untuk menjaga keamanan lingkungan serta segera melapor apabila menemukan hal-hal yang mencurigakan," ungkap Djuli.
Guna mempercepat aduan, Polsek Gresik Kota turut menyosialisasikan layanan penanganan cepat via Call Center Polri 110 yang beroperasi 24 jam gratis. Melalui sinergi tripartit antara kepolisian, pemerintah desa, dan masyarakat ini, situasi kamtibmas di wilayah Gresik Kota diharapkan tetap terjaga aman, tertib, dan kondusif. (yud/han)
Editor : Hany AkasahSumber : Radar Gresik