RADAR GRESIK – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Gresik menegaskan komitmennya dalam memerangi peredaran gelap narkotika dengan menghadiri talkshow strategis mengenai penguatan Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN). Agenda penting ini digelar di Ruang Rapat Graita Eka Praja, Kantor Pemerintah Kabupaten Gresik.
Dalam forum berskala daerah tersebut, Pelaksana Harian (Plh) Kepala Rutan Kelas IIB Gresik, Dhimas Isdwiyono, hadir secara langsung didampingi oleh staf Pelayanan Tahanan. Giat edukatif ini diikuti oleh jajaran unsur pemerintah daerah, aparat penegak hukum (APH), instansi vertikal, serta berbagai pemangku kepentingan (stakeholders) strategis di wilayah Kota Pudak.
Acara ini diinisiasi untuk memperkokoh koordinasi dan sinergi antarinstansi dalam memitigasi ancaman penyalahgunaan narkoba yang berpotensi merusak berbagai lini generasi masyarakat. Melalui ruang diskusi ini, para peserta merumuskan langkah konkret dan taktis guna mewujudkan Kabupaten Gresik yang tanggap terhadap ancaman narkoba.
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Gresik, Nanang Setiawan, dalam paparannya menguraikan peta kebijakan strategis pemerintah daerah dalam menyokong penuh program P4GN. Ia menekankan bahwa benteng pencegahan yang efektif dan berkelanjutan hanya bisa tercipta lewat keterlibatan aktif semua elemen sektor publik.
Menurut Nanang, penguatan fasilitas dan standardisasi P4GN merupakan langkah mutlak untuk melahirkan status Kabupaten Tanggap Ancaman Narkoba.
"Kolaborasi lintas sektor ini dinilai menjadi kunci utama untuk mempersempit ruang gerak jaringan peredaran gelap barang haram tersebut," ujarnya.
Baca Juga: Gandeng Mahasiswa UMG, Rutan Gresik Bekali Warga Binaan Keterampilan Budidaya Lele
Keikutsertaan aktif Rutan Kelas IIB Gresik dalam forum ini merupakan implementasi nyata dukungan terhadap program nasional P4GN. Sebagai Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan di bawah naungan Kemenkumham, Rutan Gresik terus bergerak progresif membentengi wilayah internalnya melalui pengetatan lini pengawasan, pembersihan kamar hunian, serta edukasi masif kepada petugas maupun warga binaan pemasyarakatan (WBP).
Plh Kepala Rutan Kelas IIB Gresik, Dhimas Isdwiyono, menyatakan bahwa materi talkshow ini memberikan pengayaan wawasan yang sangat krusial dalam mempertebal sistem keamanan di lingkungan pemasyarakatan.
"Kami menyambut baik forum koordinasi ini. Rutan Gresik berkomitmen penuh untuk terus meningkatkan pengawasan melekat, pembinaan kepribadian, serta edukasi berkala baik kepada pegawai maupun warga binaan agar tercipta lingkungan rutan yang benar-benar bersih dan bersinar dari narkoba," tegas Dhimas Isdwiyono.
Melalui partisipasi aktif dalam forum lintas sektoral ini, Rutan Gresik berharap dapat menyelaraskan ritme kerja dengan instansi luar demi mendukung terwujudnya Kabupaten Gresik yang aman, kondusif, serta bebas dari lingkaran penyalahgunaan zat adiktif. (yud/han)
Editor : Hany Akasah