RADAR GRESIK – Di usia senjanya, AKP (Purn) Mulyo Utomo tak kuasa menahan rasa haru. Rumah yang selama ini ditempatinya di Desa Tanjungan, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik, kini mendapat sentuhan renovasi total dari institusi tempatnya pernah mengabdi.
Bantuan bedah rumah dari Polres Gresik ini menjadi kado penuh makna menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80.
Program bakti sosial ini ditinjau langsung oleh Kapolres Gresik, AKBP Ramadhan Nasution, di kediaman purnawirawan tersebut pada Senin (22/6/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian perayaan HUT Bhayangkara yang tahun ini mengusung semangat pengabdian dan kepedulian mendalam terhadap masyarakat serta keluarga besar korps baju cokelat.
Dalam peninjauan tersebut, AKBP Ramadhan Nasution didampingi oleh sejumlah Pejabat Utama (PJU) Polres Gresik, di antaranya Kapolsek Driyorejo Kompol Gatot Setyo Budi, Kasat Lantas AKP Nur Arifin, Kasi Humas Iptu Hepi Muslih Riza, dan Kanit Gakkum Satlantas Iptu Ahmad Andri Aswoko.
Kehadiran rombongan korps Korlantas dan jajaran Polres ini tidak hanya memantau progres fisik bangunan, tetapi juga dimanfaatkan untuk berdialog gayeng dengan pihak keluarga penerima bantuan dalam suasana yang penuh kekeluargaan.
Baca Juga: Bentengi Pengurus Cabor dari Masalah Hukum, KONI Gresik Gelar Bimtek SPJ Dana Hibah
Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution menegaskan bahwa program bedah rumah purnawirawan merupakan bentuk penghormatan dan kepedulian nyata Polri terhadap para senior yang telah menghibahkan sebagian besar masa hidupnya demi menjaga keamanan, ketertiban, dan mengayomi masyarakat.
“Melalui program ini, kami berharap dapat membantu mewujudkan hunian yang lebih layak, sehat, dan nyaman bagi keluarga penerima manfaat. Polri tidak hanya hadir dalam menjaga kamtibmas, tetapi juga berupaya memberikan kontribusi nyata bagi kesejahteraan masyarakat dan keluarga besar internal kami,” ujar AKBP Ramadhan Nasution.
Bagi AKP (Purn) Mulyo Utomo, renovasi bodi rumahnya tersebut bermakna jauh lebih besar daripada sekadar perbaikan dinding dan atap fisik. Dengan mata berkaca-kaca, ia menyampaikan rasa terima kasih mendalam atas kepekaan institusi yang tetap mengingatnya meski sudah lama pensiun dari dinas aktif.
Program bedah rumah ini menjadi bukti otentik di lapangan bahwa ikatan emosional dan jiwa korsa (esprit de corps) antara institusi Polri dengan para purnawirawan tidak akan pernah terputus oleh masa tugas ataupun regenerasi jabatan.
Perbaikan hunian ini merupakan simbol penghargaan tertinggi atas dedikasi tanpa pamrih yang pernah diberikan kepada bangsa dan negara.
Melalui giat sosial yang menyentuh akar rumput ini, Polres Gresik ingin membuktikan kepada publik bahwa peringatan HUT Bhayangkara ke-80 bukan sekadar rutinitas seremoni tahunan.
Baca Juga: Kasus SK ASN Palsu Resmi Dilimpahkan ke Kejaksaan, Pengacara Tersangka Beber Keterlibatan Oknum PNS
Di balik semen dan batu bata renovasi rumah sederhana tersebut, terselip pesan kuat bahwa kehadiran Polri akan selalu ada, baik dalam mengawal hukum maupun dalam merawat nilai-nilai kemanusiaan sesama korps pengabdi masyarakat. (yud/han)
Editor : Hany Akasah