RADAR GRESIK – Perwujudan komitmen pelayanan prima dan kepedulian sosial yang nyata terhadap masyarakat prasejahtera kembali ditunjukkan oleh jajaran kepolisian resor setempat.
Melalui korps bersabuk putih, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Gresik menggelar agenda bakti sosial berskala intensif dengan tajuk "Polantas Menyapa" yang dilaksanakan pada hari Jumat (19/6). Sinergi kemanusiaan kali ini terasa berbeda karena melibatkan partisipasi aktif dari para Taruna Latihan Kerja (Latja) Akademi Kepolisian (Akpol) Angkatan 58 Tahun 2026 yang diterjunkan langsung menyisir sejumlah titik di wilayah hukum Kabupaten Gresik.
Giat humanis yang menyasar klaster masyarakat rentan ini dipimpin langsung oleh Kanit Kamsel Satlantas Polres Gresik, Ipda Andreas Dwi Anggoro, dengan didampingi penuh oleh jajaran personel Unit Kamsel beserta para Taruna Akpol.
Distribusi bantuan yang dikemas dalam bentuk paket sembako komoditas pokok harian tersebut disalurkan secara presisi untuk menopang ketahanan sosial ekonomi warga pasca-pandemi serta menguatkan kedekatan emosional antara institusi Polri dengan publik.
Rute pergerakan tim satlantas bersama taruna latja kali ini menyasar dua klaster prioritas utama, yakni kompleks Panti Asuhan Salafiyah Nurul Ulum serta kelompok masyarakat marginal yang sehari-hari menggantungkan urat nadi ekonominya di sepanjang koridor Jalan Veteran, Kabupaten Gresik.
Baca Juga: Raih Peringkat Tertinggi di Jatim, Indeks Perlindungan Anak Kabupaten Gresik Tembus 3 Besar Nasional
Basis data penerima manfaat jaring pengaman sosial ini meliputi para pengemudi angkutan kota (angkot), sopir truk logistik, aliansi tukang ojek pangkalan (opang), hingga anak-anak yatim piatu di dalam panti asuhan.
Kanit Kamsel Satlantas Polres Gresik, Ipda Andreas Dwi Anggoro, memaparkan bahwa program ini merupakan representasi dari instruksi pimpinan agar korps lalu lintas tidak sekadar bertumpu pada fungsi represif penegakan hukum atau pengaturan arus jalanan semata, melainkan wajib menghadirkan solusi konkret di tengah kesulitan warga.
"Kami ingin berbagi dengan saudara-saudara kita yang setiap hari bekerja keras di jalanan untuk memenuhi kebutuhan keluarga, serta anak-anak panti asuhan yang membutuhkan perhatian dan dukungan bersama," urai Ipda Andreas Dwi Anggoro di sela-sela interaksi pembagian paket sembako di lapangan.
Baca Juga: Jelang Malam Suro Agung, Polres Gresik Rangkul PSHT Kebomas Jaga Kamtibmas
Setali tiga uang, Kasat Lantas Polres Gresik, AKP Nur Arifin, mempertegas bahwa cetak biru program "Polantas Menyapa" sengaja didesain untuk merevitalisasi hubungan kemitraan strategis antara polisi dan masyarakat sipil. Pendekatan yang menyentuh akar rumput dinilai jauh lebih efektif untuk menumbuhkan kesadaran kolektif termasuk dalam hal kepatuhan berkendara secara aman.
"Kami berharap bantuan yang diberikan dapat sedikit meringankan beban kebutuhan sehari-hari para penerima. Yang terpenting, kegiatan ini menjadi sarana mempererat silaturahmi serta menumbuhkan semangat gotong royong dan kepedulian sosial di tengah masyarakat," tegas AKP Nur Arifin merumuskan esensi makro dari kegiatan tersebut.
Suasana keakraban emosional yang kental mewarnai sepanjang jalannya operasi sosial tersebut, di mana para Taruna Akpol tampak membaur melakukan dialog motivasi bersama anak-anak panti serta para pengemudi jalanan.
Baca Juga: Merawat Toleransi dari Rumah Ibadah, Cara Polres Gresik Sambut HUT Bhayangkara ke-80
Melalui konsistensi giat pengayoman seperti ini, Satlantas Polres Gresik membidik target penguatan indikator tingkat kepercayaan publik (public trust) terhadap kredibilitas kinerja kepolisian modern yang presisi, humanis, dan bersahabat. (yud/han)
Editor : Hany Akasah