Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Merawat Toleransi dari Rumah Ibadah, Cara Polres Gresik Sambut HUT Bhayangkara ke-80

Yudhi Dwi Anggoro • Jumat, 12 Juni 2026 | 13:44 WIB
Anggota Polres Gresik gelar bakti sosial dan bakti religi bersih - bersih tempat ibadah dalam rangka menyambut HUT Bhayangkara ke-80. (Ist/Radar Gresik)
Anggota Polres Gresik gelar bakti sosial dan bakti religi bersih - bersih tempat ibadah dalam rangka menyambut HUT Bhayangkara ke-80. (Ist/Radar Gresik)

RADAR GRESIK – Suasana berbeda terlihat jelas di sejumlah rumah ibadah lintas agama di Kabupaten Gresik. Personel kepolisian yang biasanya identik dengan tugas menjaga keamanan dan penegakan hukum di jalan raya, kali ini tampak memegang sapu, alat pel, serta perlengkapan kebersihan lainnya.

Mereka berbaur dan bergotong royong membersihkan lingkungan rumah ibadah bersama masyarakat setempat.

Aksi simpatik tersebut merupakan bagian dari rangkaian kegiatan bakti sosial dan bakti religi yang digelar oleh Polres Gresik dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80.

Baca Juga: Cegah Konvoi dan Jaga Kondusifitas Bulan Suro, Polres Gresik Matangkan Pengamanan Pengesahan Warga Baru PSHT

Tidak hanya memfokuskan aksi pada kebersihan fisik tempat ibadah, korps baju cokelat ini juga menyalurkan ratusan paket bantuan sosial kepada warga yang tinggal di sekitar lokasi kegiatan.

Ada empat rumah ibadah lintas agama yang menjadi episentrum lokasi kegiatan religi kali ini. Titik-titik tersebut meliputi Masjid Agung Maulana Malik Ibrahim di Kecamatan Kebomas, Gereja Kristen Indonesia (GKI) Gresik di Kecamatan Kebomas, Kelenteng Kim Hin Kiong TITD di Kelurahan Bedilan, serta Pura Kerta Bumi yang terletak di Kecamatan Menganti.

Sejak pagi hari, personel gabungan Polres Gresik bersama para Taruna dan Taruni Akademi Kepolisian (Akpol) Angkatan 58 Batalyon Ksatriya Hawin Sarawahita yang sedang menjalani agenda kegiatan kedinasan di Gresik, terlihat antusias menyisir halaman luar, ruang utama ibadah, hingga fasilitas umum di sekitar lokasi.

Baca Juga: Godok Calon Perwira Profesional, Polres Gresik Terima 15 Taruna Akpol untuk Latihan Kerja

Kehadiran para calon perwira Polri dan jajaran kepolisian ini mendapat sambutan serta apresiasi yang sangat hangat dari para pengurus rumah ibadah dan masyarakat setempat.

Kegiatan bernuansa sosial ini turut dihadiri secara langsung oleh sejumlah Pejabat Utama (PJU) Polres Gresik serta jajaran kewilayahan. Di antaranya tampak Kabaglog Polres Gresik AKP Alimuddin Nasution, Kasubbag Bekpal Bag Logistik AKP Nasuka, Kapolsek Menganti AKP Arif Rahman, AKP Alimin Tunggal, Kapolsek Gresik Kota Iptu Muhammad Kevin Ramadhan, serta KBO Satreskrim Iptu Hamid Rusdi.

Selain aksi kerja bakti massal, Polres Gresik juga memanfaatkan momentum ini untuk menyalurkan bantuan sosial sebagai bantalan ekonomi bagi masyarakat di sekitar rumah ibadah.

Baca Juga: Jelang Sura Agung, Polres Gresik Gaungkan Gerakan Ayo Jogo Gresik

Sebanyak 50 paket bantuan sembako didistribusikan secara merata di masing-masing lokasi. Setiap paket tersebut berisi kebutuhan pokok penting seperti beras, minyak goreng, gula, teh, kopi, mie instan, serta sejumlah kebutuhan pelengkap harian lainnya.

Kapolres Gresik, AKBP Ramadhan Nasution, menyampaikan bahwa kegiatan bakti sosial dan bakti religi ini merupakan wujud representasi rasa syukur yang mendalam dari seluruh keluarga besar Polri dalam menyambut usia korps yang ke-80 tahun. Agenda ini juga menjadi sarana strategis untuk mempererat hubungan emosional dengan masyarakat dari berbagai latar belakang suku, ras, dan agama.

"Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta mempererat tali silaturahmi antara Polri dan seluruh elemen warga tanpa memandang perbedaan," ujar AKBP Ramadhan Nasution saat memberikan keterangan resmi mengenai esensi kegiatan tersebut.

Baca Juga: Jelang Sura Agung, Polres Gresik Gaungkan Gerakan Ayo Jogo Gresik

Lebih dari sekadar seremonial peringatan hari jadi institusi, gerakan bersih-bersih ini menjelma menjadi simbol kebersamaan dan toleransi nyata yang tumbuh subur di tengah masyarakat heterogen Kabupaten Gresik.

Di setiap rumah ibadah yang berbeda keyakinan, para personel kepolisian hadir dengan memayungi semangat yang sama, yakni melayani, mengayomi, dan mengabdi untuk kemaslahatan masyarakat luas.

Apresiasi tinggi pun mengalir deras dari para tokoh agama, pengurus rumah ibadah, dan warga sekitar. Mereka menilai kegiatan terintegrasi ini tidak hanya membantu menjaga higienitas lingkungan ibadah, tetapi juga efektif dalam memperkuat nilai persaudaraan, gotong royong, serta merawat fondasi kerukunan antarumat beragama di daerah.

Baca Juga: Wujud Kepedulian Sosial di Iduladha 2026, Polres Gresik Salurkan Puluhan Hewan Kurban

Melalui aksi nyata berupa kerja bakti dan berbagi ini, Polres Gresik sukses menunjukkan bahwa kehadiran Polri tidak hanya dirasakan dalam aspek pengamanan wilayah, melainkan juga dalam membangun kedekatan sosial yang inklusif. Semangat kebersamaan yang terbangun kokoh ini diharapkan dapat terus terjaga seiring bertambahnya usia Bhayangkara di tanah air. (yud/han) 

Editor : Hany Akasah
#Keamanan #HUT Bhayangkara #Hukum #polres #rumah ibadah