RADAR GRESIK – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Gresik Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Jawa Timur terus berupaya memperketat pengawasan internal dan memastikan kelayakan fasilitas kedinasan.
Langkah taktis ini diwujudkan melalui aksi turun lapangan yang dipimpin langsung oleh Pelaksana Harian (Plh.) Kepala Rutan Kelas IIB Gresik, Dhimas Isdwiyono. Dirinya melakukan kontrol lingkungan secara menyeluruh di sejumlah area strategis yang berada di dalam maupun luar kompleks rutan.
Agenda inspeksi mendadak tersebut digelar guna memastikan stabilitas keamanan, ketertiban, serta optimalisasi sarana fasilitas publik dan keberlanjutan program pembinaan kemandirian yang tengah berjalan di dalam Rutan Gresik.
Dengan didampingi secara melekat oleh jajaran pejabat struktural, Dhimas Isdwiyono menyisir beberapa titik lokasi krusial, mulai dari area perparkiran, lahan ketahanan pangan, kompleks rumah dinas pegawai, hingga pusat ruang Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP).
Pada destinasi pertama di area parkir kendaraan, Plh. Karutan memantau secara dekat progres pengerjaan fisik berupa perbaikan dan pengaspalan jalan yang sedang berlangsung.
Pengecekan teknis ini sengaja dilakukan untuk memastikan proyek infrastruktur berjalan presisi sesuai perencanaan awal, sehingga nantinya mampu menghasilkan fasilitas penunjang yang aman, rapi, dan nyaman bagi internal pegawai maupun masyarakat luas selaku pengguna layanan.
Baca Juga: Bekali Kemandirian Pascabebas, Warga Binaan Perempuan Rutan Gresik Dilatih Bikin Bolen Pisang
Seusai meninjau lini depan, kontrol lingkungan bergeser ke sektor belakang rutan, tepatnya di area lahan ketahanan pangan. Di lokasi agribisnis mini tersebut, Dhimas meninjau kondisi vegetasi tanaman serta efektivitas pemanfaatan lahan yang selama ini dikelola sebagai bagian dari program ketahanan pangan nasional, sekaligus media sarana pembinaan kemandirian bagi warga binaan.
“Program ini tidak hanya mendukung ketahanan pangan, tetapi juga menjadi media pembinaan keterampilan bagi warga binaan agar lebih produktif,” ujar Dhimas Isdwiyono di sela-sela peninjauan lahan hijau tersebut, Jumat (12/6).
Dhimas menjelaskan lebih detail bahwa pihak rutan juga menaruh atensi tinggi terhadap kawasan rumah dinas yang berada di lingkungan sekitar rutan.
Pemeriksaan fisik bangunan dilakukan secara berkala untuk menjamin kondisi bangunan negara tersebut tetap terawat, bersih, higienis, serta layak huni. Langkah ini dinilai sangat penting sebagai bagian dari komitmen menjaga aset berharga milik negara sekaligus mendukung kenyamanan psikologis pegawai dalam menjalankan tugas penegakan hukum sehari-hari.
Tidak berhenti di situ, sektor pelayanan publik di garda terdepan juga tidak luput dari pengawasan. "Area PTSP juga menjadi fokus peninjauan," jelas Dhimas.
Lebih lanjut Dhimas menyampaikan bahwa dirinya ingin memastikan seluruh sarana dan prasarana di ruang PTSP berada dalam kondisi prima, bersih, ber-AC, dan siap digunakan sewaktu-waktu untuk memberikan pelayanan yang humanis serta optimal kepada masyarakat yang hendak melakukan pengurusan izin maupun kunjungan.
Baca Juga: Gelar Apel Pagi, Rutan Gresik Tekankan Pelayanan Prima dan Disiplin Pegawai
Ia menegaskan bahwa agenda kontrol lingkungan secara rutin merupakan instrumen penting untuk memitigasi risiko keamanan serta memastikan program pembinaan berjalan pada rel yang maksimal.
“Melalui pengawasan yang dilakukan secara berkala, kami berharap seluruh layanan dan program pembinaan di Rutan Gresik dapat berjalan dengan baik serta memberikan manfaat bagi masyarakat maupun warga binaan,” pungkas Dhimas Isdwiyono mengakhiri penjelasannya mengenai komitmen pembenahan internal rutan. (yud/han)
Editor : Hany Akasah