Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Godok Calon Perwira Profesional, Polres Gresik Terima 15 Taruna Akpol untuk Latihan Kerja

Yudhi Dwi Anggoro • Selasa, 9 Juni 2026 | 12:06 WIB
Kapolres Gresik resmi menerima 15 Taruna Akademi Kepolisian (Akpol) Tingkat III Angkatan 58 Batalyon Ksatriya Hawin Sarwahita. (Ist/Radar Gresik)
Kapolres Gresik resmi menerima 15 Taruna Akademi Kepolisian (Akpol) Tingkat III Angkatan 58 Batalyon Ksatriya Hawin Sarwahita. (Ist/Radar Gresik)

RADAR GRESIK – Kepolisian Resor (Polres) Gresik resmi menerima kedatangan 15 Taruna Akademi Kepolisian (Akpol) Tingkat III Angkatan 58 Batalyon Ksatriya Hawin Sarwahita. Para taruna tersebut akan menjalani program Latihan Kerja (Latja) Tahun 2026 di wilayah hukum Polres Gresik selama dua pekan ke depan.

Upacara pembukaan dan penerimaan ini dipimpin langsung oleh Kapolres Gresik, AKBP Ramadhan Nasution, di Aula Rupatama SAR Mapolres Gresik, Senin (8/6/2026). Prosesi dimulainya Latja ditandai dengan penyematan tanda latihan kerja secara simbolis kepada perwakilan taruna.

Baca Juga: Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Personel Polres Gresik Dampingi Petani Cabai di Panceng

Kapolres Gresik, AKBP Ramadhan Nasution, menegaskan bahwa program latihan kerja merupakan fase krusial dalam siklus pendidikan di Akpol. Latja berfungsi sebagai instrumen mutlak untuk menguji dan mengimplementasikan seluruh teori yang telah didapatkan di dalam kelas ke dalam realitas tugas kepolisian sesungguhnya.

"Melalui latihan kerja ini, para taruna akan memperoleh pengalaman langsung dalam pelaksanaan tugas lapangan secara riil, sekaligus memahami secara mendalam peran Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat," ujar AKBP Ramadhan Nasution.

Program Latja yang berlangsung mulai tanggal 6 hingga 20 Juni 2026 ini dirancang untuk membekali para taruna dengan kompetensi komprehensif.

Baca Juga: Operasi SAR Berakhir, Korban Tenggelam di Perbatasan Gresik-Surabaya Berhasil Dievakuasi Tim Gabungan

Selama berada di Polres Gresik, 15 taruna tersebut akan disebar dan digodok langsung pada lima fungsi teknis kepolisian, yaitu fungsi Reserse Kriminal (Reskrimm), fungsi Lalu Lintas (Lantas), fungsi Samapta, fungsi Intelijen dan Keamanan (Intelkam), dan fungsi Pembinaan Masyarakat (Binmas). 

Polres Gresik mendapatkan kepercayaan penuh untuk menjadi laboratorium lapangan bagi para calon perwira tersebut, sebagai bagian dari komitmen pembentukan SDM Polri yang profesional, modern, dan berintegritas.

"Kami menekankan agar para peserta memanfaatkan kesempatan emas ini dengan sebaik-baiknya untuk meningkatkan kemampuan taktis, menambah wawasan, serta membangun karakter kepemimpinan yang kuat," jelas Kapolres.

Baca Juga: Alami Stroke dan Resahkan Warga, Dinsos Gresik Evakuasi Pria Terlantar ke RS Menur Surabaya

Di hadapan para taruna, AKBP Ramadhan Nasution mengingatkan dengan tegas agar seluruh peserta wajib mematuhi aturan kedinasan dan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang berlaku. Pihaknya mewanti-wanti agar para taruna menghindari segala bentuk pelanggaran disiplin yang dapat merugikan diri sendiri maupun nama baik institusi Polri.

Tak hanya kepada peserta Latja, instruksi khusus juga diarahkan kepada para perwira mentor dan personel pendamping di internal Polres Gresik.

"Berikan bimbingan, pengawasan ketat, serta teladan yang baik selama proses latihan berlangsung. Salurkan ilmu dan pembelajaran terbaik kepada para taruna, sehingga mereka memperoleh bekal pengalaman yang bermanfaat saat nantinya resmi dilantik menjadi perwira Polri," pungkasnya. (yud/han) 

Editor : Hany Akasah
#Latihan #gresik #taruna #Kapolres #polres