Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Waspada Akun Palsu Mengatasnamakan Wilmar, Masyarakat Diminta Cermat Verifikasi Lowongan Kerja

Cak Fir • Selasa, 26 Mei 2026 | 11:41 WIB
Wilmar Nabati Indonesia mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap maraknya akun media sosial palsu.
Wilmar Nabati Indonesia mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap maraknya akun media sosial palsu.

Kebomas – PT Wilmar Nabati Indonesia Gresik mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap maraknya akun media sosial palsu yang mengatasnamakan perusahaan dan menawarkan lowongan pekerjaan. Modus tersebut dinilai berpotensi merugikan masyarakat, khususnya para pencari kerja yang tengah mencari peluang karier.

Manager Humas dan HRD PT Wilmar Nabati Indonesia Gresik, Hartono Subeki menegaskan perusahaan tidak pernah membuka proses rekrutmen melalui akun media sosial. Karena itu, masyarakat diminta untuk selalu memastikan keaslian sumber informasi sebelum mengikuti proses seleksi atau mengirimkan data pribadi.

"Kami mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati terhadap akun media sosial maupun situs yang mengatasnamakan Wilmar. Pastikan informasi lowongan kerja hanya diperoleh melalui kanal resmi perusahaan. Jangan mudah percaya pada pihak yang meminta data pribadi atau sejumlah uang dengan alasan proses rekrutmen," ujar Hartono.

Ia menjelaskan, sejumlah akun palsu diketahui menggunakan nama, logo, hingga identitas perusahaan untuk meyakinkan calon korban. Bahkan, tidak sedikit yang mengarahkan pencari kerja untuk mengakses tautan tertentu yang berpotensi digunakan untuk pencurian data pribadi maupun penipuan berkedok penerimaan karyawan.

Menurut Hartono, seluruh proses rekrutmen di PT Wilmar Nabati Indonesia dilakukan secara profesional dan transparan tanpa memungut biaya apa pun. Oleh karena itu, masyarakat harus curiga apabila menemukan informasi lowongan yang mensyaratkan pembayaran administrasi, biaya pelatihan, maupun transfer dana dengan alasan apa pun.

"Perlu kami tegaskan bahwa seluruh proses rekrutmen di Wilmar tidak dipungut biaya. Jika ada pihak yang mengatasnamakan perusahaan dan meminta sejumlah uang, dapat dipastikan itu bukan bagian dari proses rekrutmen resmi kami," tegasnya.

PT Wilmar Nabati Indonesia juga mengajak masyarakat untuk melaporkan akun maupun informasi mencurigakan yang mengatasnamakan perusahaan. Langkah tersebut dinilai penting untuk mencegah semakin banyak korban serta menjaga keamanan ruang digital dari praktik penipuan.

Hartono menambahkan, perkembangan teknologi informasi memberikan banyak kemudahan, namun juga dimanfaatkan oleh oknum tidak bertanggung jawab untuk menjalankan berbagai modus kejahatan digital. Karena itu, literasi digital dan sikap kritis dalam menerima informasi menjadi kunci utama untuk menghindari penipuan.

"Kami berharap masyarakat lebih teliti dalam memeriksa sumber informasi. Apabila ragu terhadap suatu informasi lowongan kerja yang mengatasnamakan Wilmar, silakan melakukan konfirmasi melalui kanal resmi perusahaan sebelum mengambil langkah lebih lanjut," pungkasnya.

Editor : Cak Fir
#Wilmar #akun palsu #Loker #lowongan kerja #media sosial