RADAR GRESIK – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Gresik memperketat pengawasan internal guna mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban. Hal ini ditegaskan dalam apel pagi pegawai yang dipimpin langsung oleh Kepala Rutan Kelas IIB Gresik, Eko Widiatmoko, di aula dalam Rutan, Kamis (16/4).
Kegiatan ini menjadi momentum penguatan disiplin dan integritas seluruh jajaran pegawai dalam menjalankan fungsi pemasyarakatan yang profesional dan akuntabel.
Menindaklanjuti instruksi dari Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Karutan Eko Widiatmoko menekankan bahwa proses mobilitas warga binaan menuju pengadilan harus menjadi perhatian utama. Ia meminta setiap personel menjalankan tugas pengawalan secara ketat dan sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP).
“Setiap warga binaan yang keluar maupun masuk untuk keperluan persidangan wajib dikawal sesuai SOP. Saya pribadi akan melakukan cek dan ricek langsung terhadap pelaksanaan pengawalan, mulai dari saat keberangkatan hingga mereka kembali ke dalam Rutan,” tegas Eko, Kamis (16/4).
Selain masalah pengawalan, Karutan juga mengeluarkan peringatan keras terkait potensi peredaran barang terlarang, khususnya telepon seluler (handphone).
Ia menilai, keberadaan ponsel ilegal di dalam Rutan seringkali menjadi pintu masuk bagi pelanggaran yang lebih besar, termasuk peredaran narkoba.
Baca Juga: Apresiasi Dedikasi, 21 Pegawai Rutan Kelas IIB Gresik Resmi Naik Pangkat
Eko menginstruksikan kepada Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan (KPR) dan seluruh jajaran pengamanan untuk meningkatkan kewaspadaan di seluruh titik rawan.
“Dilarang keras ada peredaran handphone di dalam Rutan. Saya minta pemeriksaan ketat dilakukan mulai dari pintu utama (P2U). Baik barang kunjungan maupun petugas yang masuk harus diperiksa tanpa terkecuali. Tidak ada toleransi untuk pelanggaran ini,” imbuhnya.
Melalui penguatan disiplin ini, Rutan Kelas IIB Gresik berkomitmen untuk menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang bersih dari segala bentuk pelanggaran.
Baca Juga: Wujudkan Zero Halinar, Petugas Gabungan Geledah Blok Hunian dan Tes Urine di Rutan Gresik
Eko berharap seluruh pegawainya tetap konsisten dalam menjaga integritas demi mewujudkan pelayanan yang optimal bagi warga binaan maupun masyarakat.
"Rutan Gresik terus berupaya menjadi institusi yang aman, tertib, dan berintegritas. Komitmen ini harus dijalankan oleh seluruh elemen pegawai tanpa kecuali," pungkasnya. (yud/han)
Editor : Hany Akasah