Menganti - DPC Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya Kabupaten Gresik menggelar kegiatan santunan anak yatim dan pembagian takjil sebagai bagian dari ikhtiar sosial dalam memaknai bulan suci Ramadan. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Lapangan Desa Domas, Kecamatan Menganti, dengan melibatkan ratusan pengurus dan relawan organisasi.
Agenda sosial ini juga menjadi ruang kolaborasi lintas komunitas. GRIB Jaya Gresik bersinergi dengan ratusan anggota Komunitas Sedulur Dangdut Gresik (SDG), menghadirkan nuansa kebersamaan yang tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga mencerminkan praktik nyata nilai gotong royong dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Baca Juga: Juragan Bus Anugerah Jaya Gresik Dukung Penuh Program Mudik Gratis
Ketua DPC GRIB Jaya Gresik, H.M. Romadhon menegaskan bahwa kegiatan santunan dan pembagian takjil merupakan manifestasi tanggung jawab moral organisasi dalam merawat nilai kemanusiaan dan spiritualitas Ramadan. Menurutnya, momentum Ramadan memiliki dimensi transendental sekaligus sosial, yang mendorong setiap elemen masyarakat untuk meneguhkan solidaritas dan empati.
“Ramadan mengajarkan keseimbangan antara ibadah personal dan kepedulian sosial. Melalui kegiatan ini, kami berupaya menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak yatim sekaligus memperkuat silaturahmi dengan masyarakat. Kolaborasi bersama Sedulur Dangdut Gresik menunjukkan bahwa semangat berbagi dapat tumbuh melalui sinergi berbagai komunitas,” kata Romadhon.
Baca Juga: Tumbuh Bersama Lingkungan, Wilmar Gresik Distribusikan 19.000 Paket Sembako Ramadan
Dalam kegiatan tersebut, puluhan anak yatim menerima santunan dan bingkisan lebaran. Selain itu, ratusan paket takjil dibagikan kepada pengguna jalan di sekitar lokasi kegiatan menjelang waktu berbuka puasa. Proses pembagian dilakukan secara tertib dengan tetap memperhatikan aspek keselamatan dan kelancaran arus lalu lintas.
"Kami berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam pembangunan sosial kemasyarakatan. Apalagi kami menganggap bulan Ramadan tidak hanya sebagai momentum ritual keagamaan, melainkan juga sebagai ruang aktualisasi nilai-nilai kemanusiaan yang inklusif, berkeadaban dan berorientasi pada kemaslahatan bersama," pungkasnya.
Baca Juga: Usung Program Go Green, Wilmar Kembali Tanam 1.000 Mangrove di Pesisir Karangkiring Gresik
Wakil Ketua DPRD Gresik, Mujid Ridwan yang hadir dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi atas inisiatif GRIB Jaya dalam menggerakkan aksi sosial berbasis nilai keagamaan dan kemasyarakatan. Ia menilai kegiatan seperti ini memiliki kontribusi strategis dalam memperkuat kohesi sosial serta menumbuhkan kesadaran kolektif untuk saling membantu di tengah dinamika kehidupan modern.
“Kegiatan santunan dan pembagian takjil bukan sekadar bentuk kepedulian sesaat, tetapi juga menjadi investasi sosial yang memperkuat karakter kebersamaan masyarakat. Kami berharap gerakan sosial semacam ini dapat terus berkelanjutan dan menjadi inspirasi bagi organisasi serta komunitas lainnya,” tuturnya.
Editor : Muhammad Firman Syah