RADAR GRESIK – Menjelang meningkatnya mobilitas masyarakat pada arus mudik dan perayaan Hari Raya Idulfitri 1447 H, Polres Gresik memperketat pengawasan internal.
Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution melakukan inspeksi mendadak (sidak) terhadap kesiapan senjata api (senpi) dinas milik personel untuk memastikan kesiapan operasional dalam menjaga kamtibmas, Senin (9/3).
Pemeriksaan yang melibatkan Seksi Profesi Pengamanan (Sipropam) dan Bagian Logistik ini menyasar puluhan senpi laras pendek maupun laras panjang yang dipegang oleh personel di lingkungan Polres hingga Polsek jajaran.
Setiap anggota pemegang senpi diwajibkan menunjukkan senjata beserta kelengkapan administrasinya untuk diperiksa secara menyeluruh.
"Pengecekan dilakukan secara detail guna memastikan senjata api berada dalam kondisi siap pakai serta digunakan sesuai prosedur," ujar AKBP Ramadhan Nasution, Senin (9/3).
Aspek pemeriksaan meliputi kebersihan fisik senjata, fungsi mekanisme, hingga jumlah dan kelayakan amunisi yang harus cocok dengan data inventaris. Selain fisik, aspek legalitas juga menjadi perhatian utama petugas.
"Masa berlaku Surat Izin Memegang Senjata Api (SIMSA) juga diperiksa guna memastikan setiap personel telah memenuhi persyaratan administrasi sesuai ketentuan," jelas Kapolres.
AKBP Ramadhan menegaskan bahwa sidak ini merupakan bagian dari pengawasan internal yang ketat untuk menjaga profesionalisme dan kedisiplinan anggota di lapangan. Terlebih, Polri akan segera menggelar Operasi Ketupat Semeru 2026 guna mengamankan arus mudik dan perayaan lebaran.
Langkah ini juga diambil untuk meminimalisir potensi pelanggaran dan mencegah penyalahgunaan senjata api. Polres Gresik ingin memastikan penggunaan kekuatan oleh aparat di lapangan tetap terukur dan sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP).
"Dengan senjata yang terawat dan personel yang disiplin, kami berkomitmen memberikan perlindungan maksimal agar perayaan Idulfitri di Kabupaten Gresik berlangsung aman, nyaman, dan kondusif," pungkasnya. (yud/han)
Editor : Hany Akasah