RADAR GRESIK – Suasana penuh khidmat menyelimuti lapangan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Gresik pada Senin (2/3) pagi.
Di bawah naungan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Timur, sebanyak 21 pegawai resmi menerima penyematan tanda kenaikan pangkat dalam sebuah upacara yang dipimpin langsung oleh Kepala Rutan Kelas IIB Gresik, Eko Widiatmoko.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh jajaran pejabat struktural, seluruh pegawai, hingga para peserta magang. Kenaikan pangkat ini diberikan sebagai bentuk apresiasi tinggi negara atas peningkatan kompetensi, loyalitas, serta dedikasi tanpa henti para pegawai dalam menjalankan tugas dan fungsi pemasyarakatan.
Secara teknis, dari total 21 pegawai yang meraih kenaikan pangkat, sebanyak 19 orang naik dari golongan Pengatur Muda (II/a) menjadi Pengatur Muda Tingkat I (II/b).
Sementara itu, dua pegawai lainnya berhasil naik dari Pengatur Muda Tingkat I (II/b) menjadi Penata Muda (III/a). Menariknya, dua pegawai yang kini menempati golongan III/a tersebut telah melalui proses penyesuaian ijazah, sebuah pengakuan resmi atas upaya mereka meningkatkan kompetensi melalui pendidikan formal.
Prosesi penyematan dilakukan secara simbolis oleh Eko Widiatmoko kepada perwakilan pegawai. Dalam amanatnya, Kepala Rutan Kelas IIB Gresik menegaskan bahwa pangkat baru di pundak bukanlah sekadar perubahan administratif, melainkan simbol amanah besar yang harus dibarengi dengan integritas tinggi.
“Kenaikan pangkat adalah bentuk penghargaan atas kerja keras dan loyalitas. Namun, di balik itu ada tanggung jawab yang lebih besar. Jadikan momentum ini untuk terus meningkatkan kualitas diri, menjaga integritas, dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat serta warga binaan,” tegas Eko Widiatmoko, Senin (2/3).
Eko juga menekankan bahwa peningkatan kompetensi, baik melalui jalur pendidikan formal maupun berbagai pelatihan teknis, merupakan pilar utama dalam mendukung transformasi pemasyarakatan yang lebih profesional dan humanis.
Besar harapan manajemen Rutan Kelas IIB Gresik agar seluruh jajaran semakin solid dan berkomitmen tinggi. Kenaikan pangkat ini diharapkan mampu memicu kontribusi positif yang lebih luas bagi kemajuan organisasi serta penguatan sistem pemasyarakatan di Indonesia secara keseluruhan. (yud/han)
Editor : Hany Akasah