RADAR GRESIK – Menjelang datangnya bulan suci Ramadan, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Gresik mulai mematangkan program pembinaan keagamaan.
Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah menggelar Sidang Tim Pengamat Pemasyarakatan (TPP) untuk menentukan kelayakan warga binaan yang akan mengikuti program tadarus Al-Qur'an, Jumat (13/2).
Sidang ini dipimpin langsung oleh Kepala Sub Seksi Pelayanan Tahanan, Anggi Fauzi, serta dihadiri Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan (KPR), Vendra Hermawan, dan Kepala Sub Seksi Pengelolaan, Ryan Wilda Rachman Faraby.
Dalam sidang tersebut, tim melakukan evaluasi mendalam terhadap 13 warga binaan yang diusulkan. Seleksi tidak hanya berdasar pada kemampuan membaca Al-Qur'an, tetapi juga meninjau aspek perilaku selama di dalam Rutan.
"Evaluasi dilakukan secara menyeluruh dengan mempertimbangkan sikap, keaktifan dalam program pembinaan, serta kepatuhan terhadap tata tertib selama menjalani masa pidana. Kami ingin memastikan kegiatan tadarus berjalan tertib dan memberikan dampak spiritual yang nyata," ujar Anggi Fauzi, Sabtu (14/2).
Menurutnya, Sidang TPP merupakan instrumen penting untuk menjamin transparansi dan keadilan dalam memberikan hak pembinaan bagi warga binaan.
Kepala Rutan Gresik, Eko Widiatmoko, menegaskan bahwa kegiatan tadarus di bulan Ramadan bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan bagian dari pembinaan kepribadian untuk membentuk karakter warga binaan agar lebih religius.
“Bulan Ramadan adalah momentum emas untuk meningkatkan kualitas iman. Melalui kegiatan tadarus, kami berharap warga binaan dapat memanfaatkan waktu dengan kegiatan positif yang memperkuat mental spiritual, sehingga muncul kesadaran diri untuk menjadi pribadi yang lebih baik saat kembali ke masyarakat nanti,” tutur Eko.
Eko juga menambahkan bahwa seluruh proses pengusulan kegiatan warga binaan selalu melalui mekanisme Sidang TPP. Hal ini dilakukan sebagai bentuk akuntabilitas dalam pelaksanaan pembinaan di lingkungan Kanwil Kemenkumham Jawa Timur.
Melalui persiapan yang matang ini, Rutan Gresik berkomitmen menghadirkan suasana Ramadan yang kondusif dan penuh berkah di dalam blok hunian, sekaligus memberikan manfaat nyata bagi transformasi perilaku warga binaan. (yud/han)
Editor : Hany Akasah